Skenario yang Dibahas Usai Rapat Darurat AFC di Tokyo, Piala Asia 2027 Terancam Mundur ke 2028?

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Nasib penyelenggaraan Piala Asia 2027 di Arab Saudi masih menjadi sorotan di tengah meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan Timur Tengah. Turnamen sepak bola terbesar di Asia tersebut berpotensi mengalami penundaan hingga 2028 apabila situasi tidak memungkinkan untuk menggelar pertandingan sesuai jadwal.

Presiden Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Sheikh Salman bin Ibrahim Al Khalifa, sebelumnya menyatakan bahwa penundaan selama satu tahun bisa menjadi opsi jika diperlukan. Namun, hingga saat ini, belum ada keputusan resmi untuk mengubah jadwal maupun lokasi penyelenggaraan turnamen.

Baca Juga :
Sorot Ketajaman Mitchell Baker, Media AS Sebut Penyerang Timnas Indonesia Itu Bak ‘Pemain Editan’
Profil dan Rekam Jejak Reno Munz, Eks Bayer Leverkusen yang Disebut Jadi Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Di sisi lain, panitia penyelenggara lokal (LOC) Arab Saudi menegaskan bahwa persiapan Piala Asia 2027 masih berjalan sesuai rencana. Situasi keamanan di kawasan tersebut tetap menjadi salah satu faktor yang dipantau sebelum keputusan lebih lanjut diambil.

Perkembangan terbaru kembali menjadi perhatian setelah Kongres Luar Biasa AFC (AFC Extraordinary Congress 2026) digelar di Tokyo, Jepang, pada Jumat (23/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, Presiden Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA), Tsuneyasu Miyamoto, menilai situasi keamanan di Arab Saudi membuat penyelenggaraan turnamen sesuai jadwal tidak mudah dilakukan.

Miyamoto menyebut pihak Arab Saudi menempatkan keselamatan pemain, suporter, dan seluruh pihak yang terlibat sebagai prioritas utama. Keputusan mengenai kelanjutan turnamen akan dibahas bersama AFC dan membutuhkan waktu untuk mempertimbangkan perkembangan situasi.

AFC sebelumnya juga menyampaikan bahwa keputusan mengenai nasib Piala Asia 2027 dapat ditunggu hingga akhir November 2026. Artinya, masih ada waktu untuk memantau kondisi keamanan sebelum menentukan apakah turnamen tetap digelar pada Januari 2027 atau perlu dijadwalkan ulang. Penundaan hingga 2028 Jadi Salah Satu Skenario

Apabila situasi keamanan tidak memungkinkan, penundaan hingga 2028 menjadi salah satu opsi yang terbuka. Meski demikian, skenario tersebut belum menjadi keputusan final AFC.

Memindahkan penyelenggaraan ke negara lain juga bukan perkara sederhana. Piala Asia merupakan turnamen yang melibatkan 24 negara, dengan kebutuhan stadion, fasilitas latihan, akomodasi, transportasi, keamanan, serta berbagai infrastruktur pendukung.

Persiapan untuk menyelenggarakan turnamen sebesar itu membutuhkan koordinasi lintas negara dan waktu yang tidak sedikit. Dengan jadwal awal yang dimulai pada 7 Januari 2027, perubahan lokasi dalam waktu relatif singkat berpotensi menghadirkan tantangan tersendiri.

Baca Juga :
Diklaim Klub Belgia, John Herdman Bisa Punya Pemain Baru untuk Timnas Indonesia
Bocoran Naturalisasi Baru Timnas Indonesia: Pemain Kelahiran Jakarta di Liga Belgia Siap Diproses
Tanpa Jay Idzes, Sassuolo Bisa Jadi Samsak Kedua Como setelah Manchester United

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hari Santri 2026, Kemenag Sulut tekankan penguatan pada integritas ASN
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Hendri Satrio Nilai Penguatan IHSG Jadi Sinyal Positif, Pemerintah Diminta Tetap Terbuka pada Kritik
• 21 jam laludisway.id
thumb
SGER Lunasi Obligasi Rp273,64 Miliar, Perkuat Kepercayaan Pasar
• 10 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kemenkeu Proyeksikan Hasil Penjualan SBN Ritel Tembus Rp 141,3 T pada 2026
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
KJRI Johor Bahru dan Imigrasi Malaysia Pulangkan 150 PMI, Total Deportasi 2026 Capai 5.021 Orang
• 18 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.