Tarik Tombur Toba, Lestarikan Kuliner dan Budaya Sumatera Utara

rctiplus.com
6 jam lalu
Cover Berita
Tarik Tombur Toba, Lestarikan Kuliner dan Budaya Sumatera UtaraNasional | sindonews | Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:28

Ratusan pemancing dari berbagai daerah di Sumatera Utara hadir dalam lomba mancing di Danau Toba, Sabtu (24/10/2026). Lomba mancing ini merupakan rangkaian acara Tarik Tombur Toba, yang dihelat di Pantai Atsari, Parapat, Simalungun, Sumatera Utara.

Rangkaian acara Tarik Tombur Toba dimulai sejak pagi hari dengan pentas kebudayaan tari tor-tor yang dilanjut dengan lomba memancing. Hasil dari lomba memancing akan dimasak bersama dalam kegiatan lomba membuat sambal tombur yang diikuti 30 kelompok peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Simalungun.

“Lomba membuat sambal tombur, yang bisa kita nikmati bersama sambil mendengarkan jazz gondang di tepi Danau Toba. Saya berharap sekali sambal tombur bisa dikenal di level nasional,” ujar pemrakarsa Tarik Tombur Toba, Bane Raja Manalu, di lokasi acara.

Baca juga: Majukan Industri Pariwisata, Anggota Komisi VII Gelar Tarik Tombur TobaBaca Juga:Korban Keracunan MBG di Batang Tembus 411 Orang, Polisi Periksa 2 Saksi 

Bane menuturkan, kegiatan Tarik Tombur Toba ini diselenggarakan atas aspirasi masyarakat yang ingin pariwisata di Sumatera Utara bangkit. “Saya berkeliling Danau Toba dan banyak aspirasi masyarakat yang ingin geliat pariwisata kembali bangkit. Maka kita selenggarakan event. Saat ada event, pariwisata akan hidup,” ujar anggota Komisi VII DPR tersebut.

Bane lalu mengajak peserta lomba di Tarik Tombur Toba dan masyarakat yang hadir untuk menjaga pelestarian alam dan budaya Danau Toba, dan Sumatera Utara. “Danau Toba adalah hasil sejarah masa lalu yang menjadi masa depan bagi generasi selanjutnya. Maka kita wajib menjaganya. Kita sepakat ambil secukupnya, dan peligara selamanya,” ujarnya.

Tarik Tombur Toba didukung oleh Kementerian Pariwisata, Injourney, Kementerian Ekonomi Kreatif, Marcopolo, Anker Pilsener, PTPN IV, Cari Kawan, BK Polos, dan Marabit. Dalam acara ini, hadir para pegiat pariwisata, ekonomi kreatif, dan kelompok seni budaya seperti Satahi, Happy Tambunan, Pondok Kreatif Parapat, Siou, dan Guido Punxgoaran.

#daerah

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Akui MBG Banyak Kekurangan, 353 Orang Dipecat Secara Tidak Hormat
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Inara Rusli dan Insanul Fahmi Buka Peluang Damai, Wardatina Mawa Tetap Lanjutkan Proses Hukum
• 12 jam lalugrid.id
thumb
Kapolda: Bedah rumah Kampung Ambon upaya hapus narkoba lewat kesejahteraan
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Kabar Baik dan Buruk Persib Jelang Lawan Garudayaksa FC, Beckham dan Ragnar Siap tapi Teja Paku Alam Absen
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Jelajah Sejarah Kota Kediri, Mbak Wali Dorong Heritage Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif
• 3 jam laluberitajatim.com
Berhasil disimpan.