Islamabad (ANTARA) - Lebih dari 146.000 rumah tangga di seluruh Taiwan mengalami pemadaman listrik akibat Topan Champi yang membawa angin kencang dan hujan lebat, menurut laporan media setempat pada Sabtu.
Pasokan listrik untuk lebih dari 122.000 rumah tangga telah dipulihkan pada Jumat malam, sementara tim perbaikan mulai bekerja sejak Sabtu pagi di beberapa wilayah New Taipei dan bagian utara Keelung, daerah yang sempat dilanda embusan angin kencang sepanjang malam, menurut laporan Focus Taiwan.
Pihak berwenang juga mengerahkan 15 tim kerja dari lima kantor regional di wilayah tengah dan selatan Taiwan untuk mendukung upaya pemulihan di wilayah utara.
Setidaknya satu orang dilaporkan tewas dan puluhan lainnya terluka pada Jumat, sementara topan tersebut juga mengganggu lalu lintas udara.
Akibat topan tersebut, pihak berwenang memerintahkan penutupan sekolah dan kantor di seluruh Taiwan, kecuali di Kabupaten Taitung serta pulau-pulau terluar Penghu dan Matsu.
Badan Cuaca Pusat Taiwan menyatakan bahwa posisi Topan Champi berada di perairan sebelah timur Yilan dan diperkirakan akan melemah menjadi topan ringan pada Sabtu sore.
Badan cuaca tersebut juga memperkirakan akan mencabut peringatan topan untuk wilayah daratan dan perairan pada Sabtu malam.
Curah hujan bergeser ke arah barat pada Sabtu, setelah sebelumnya mengguyur wilayah utara dan timur Taiwan pada hari sebelumnya.
Hujan lebat melanda kawasan pegunungan di sebelah selatan Hsinchu pada Sabtu pagi, dengan laporan mengenai hujan deras lokal di wilayah pegunungan Miaoli.
Intensitas hujan diperkirakan akan berangsur mereda pada sore hari, meski hujan lebat lokal masih mungkin terjadi di wilayah utara Taichung.
Badan cuaca memperingatkan bahwa kondisi laut di sekitar Taiwan masih belum tenang meski kekuatan Topan Champi telah melemah, dengan ketinggian gelombang mencapai 2 hingga 3 meter.
Gelombang yang melebihi 6 meter masih berpotensi terjadi di perairan wilayah utara dan timur laut pada Sabtu.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Dua WNI terluka akibat Topan Champi di Taiwan
Baca juga: Taiwan tangguhkan aktivitas umum menyusul ancaman topan Champi
Pasokan listrik untuk lebih dari 122.000 rumah tangga telah dipulihkan pada Jumat malam, sementara tim perbaikan mulai bekerja sejak Sabtu pagi di beberapa wilayah New Taipei dan bagian utara Keelung, daerah yang sempat dilanda embusan angin kencang sepanjang malam, menurut laporan Focus Taiwan.
Pihak berwenang juga mengerahkan 15 tim kerja dari lima kantor regional di wilayah tengah dan selatan Taiwan untuk mendukung upaya pemulihan di wilayah utara.
Setidaknya satu orang dilaporkan tewas dan puluhan lainnya terluka pada Jumat, sementara topan tersebut juga mengganggu lalu lintas udara.
Akibat topan tersebut, pihak berwenang memerintahkan penutupan sekolah dan kantor di seluruh Taiwan, kecuali di Kabupaten Taitung serta pulau-pulau terluar Penghu dan Matsu.
Badan Cuaca Pusat Taiwan menyatakan bahwa posisi Topan Champi berada di perairan sebelah timur Yilan dan diperkirakan akan melemah menjadi topan ringan pada Sabtu sore.
Badan cuaca tersebut juga memperkirakan akan mencabut peringatan topan untuk wilayah daratan dan perairan pada Sabtu malam.
Curah hujan bergeser ke arah barat pada Sabtu, setelah sebelumnya mengguyur wilayah utara dan timur Taiwan pada hari sebelumnya.
Hujan lebat melanda kawasan pegunungan di sebelah selatan Hsinchu pada Sabtu pagi, dengan laporan mengenai hujan deras lokal di wilayah pegunungan Miaoli.
Intensitas hujan diperkirakan akan berangsur mereda pada sore hari, meski hujan lebat lokal masih mungkin terjadi di wilayah utara Taichung.
Badan cuaca memperingatkan bahwa kondisi laut di sekitar Taiwan masih belum tenang meski kekuatan Topan Champi telah melemah, dengan ketinggian gelombang mencapai 2 hingga 3 meter.
Gelombang yang melebihi 6 meter masih berpotensi terjadi di perairan wilayah utara dan timur laut pada Sabtu.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Dua WNI terluka akibat Topan Champi di Taiwan
Baca juga: Taiwan tangguhkan aktivitas umum menyusul ancaman topan Champi





