Anthropic Lanjut IPO di Tengah Gejolak Sektor AI, Valuasi Bisa Tembus Rp27.000 Triliun

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Perusahaan kecerdasan buatan (AI) Anthropic tetap berencana melaksanakan penawaran umum perdana (IPO) di tengah gejolak saham-saham teknologi.

Anthropic Lanjut IPO di Tengah Gejolak Sektor AI, Valuasi Bisa Tembus Rp27.000 Triliun. (Foto: Magnific)

IDXChannel — Perusahaan kecerdasan buatan (AI) Anthropic tetap berencana melaksanakan penawaran umum perdana (IPO) di tengah gejolak saham-saham teknologi. 

Langkah tersebut menjadikan Anthropic sebagai satu-satunya perusahaan AI yang masih melanjutkan rencana IPO pada musim gugur tahun ini.

Baca Juga:
Anthropic Catat Rugi Rp1.400 Triliun pada Paruh Pertama 2026 Jelang IPO

Dilansir dari The Economic Times pada Sabtu (24/10/2026), Anthropic berencana mempublikasikan prospektus paling cepat pada akhir Oktober. 

Perusahaan tersebut juga diperkirakan mulai menawarkan saham kepada calon investor pada pertengahan November. Namun, jadwal tersebut masih dapat berubah.

Baca Juga:
Takut Kalah Saing, OpenAI Bergegas Galang Dana Sebelum IPO Anthropic

Rencana IPO ini akan menguji sejauh mana daya tarik Anthropic di tengah ketidakpastian pasar. Sejumlah investor menilai perusahaan di balik model AI Claude tersebut berpotensi memiliki valuasi hingga USD1,5 triliun atau sekitar Rp27.000 triliun.

Akibat kenaikan suku bunga yang menekan pasar perusahaan teknologi, sejumlah perusahaan yang bergerak di bidang infrastruktur AI dan pusat data memilih menunda pencatatan saham mereka.

Baca Juga:
Anthropic Luncurkan Agen AI Claude Duet untuk Saingi Muse dari Meta

Mereka antara lain operator pusat data Switch, penyedia infrastruktur AI Nscale, dan tak ketinggalan OpenAI yang merupakan pesaing utama Anthropic.

Banyak investor mengkhawatirkan besarnya kebutuhan modal untuk membangun pusat data, serta apakah permintaan AI pada masa mendatang dapat menutupi biaya raksasa itu

Meski demikian, Anthropic masih menarik minat investor besar yang ingin memperoleh eksposur terhadap industri AI. Perusahaan ini dinilai memiliki posisi strategis di tengah perkembangan teknologi tersebut, meskipun

menghadapi tantangan berupa persaingan dari model AI sumber terbuka dan kekhawatiran terkait keamanan AI.

(Reporter: Birru Aisyah Shabrina) (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Emas Galeri 24, UBS, Antam Retro Hari Ini Ambruk Semua
• 12 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Wardatina Mawa Klarifikasi Chat Lama dengan Inara Rusli, Ungkap Fakta di Balik Izin Poligami
• 5 jam lalugrid.id
thumb
Kapolda Sumut Rangkul HKBP, Ajak Tokoh Agama Bersatu Perangi Narkoba
• 18 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Munaqasyah FKTPQ Makassar, Appi Tekankan Pembentukan Generasi Berakhlak Mulia
• 8 jam laluharianfajar
thumb
Viral Wanita Magelang Niat Maling Motor Teman di Salon Pakai Pikap
• 20 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.