Saudi, VIVA – Koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman menyatakan telah mencegat dan menghancurkan dua rudal balistik milik kelompok Houthi yang mengarah ke Kota Taif dan Yanbu di Arab Saudi.
Juru bicara koalisi, Brigadir Jenderal Turki al-Maliki, menyampaikan informasi tersebut melalui unggahan di media sosial X.
"Dua rudal balistik yang diluncurkan milisi Houthi menuju Kota Taif dan Yanbu berhasil dicegat dan dihancurkan," tulisnya dikutip dari laman Anadolu Agency, Sabtu (24/10/2026).
Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara kelompok Houthi dan koalisi pimpinan Arab Saudi. Situasi tersebut juga diwarnai serangan yang menyasar bandara dan fasilitas energi di Arab Saudi.
Sebelumnya, Badan Pertahanan Sipil Arab Saudi pada Sabtu mengumumkan bahwa ancaman di empat wilayah kerajaan telah berlalu. Otoritas setempat sempat mengeluarkan peringatan mengenai potensi bahaya di wilayah-wilayah tersebut.
Melalui pernyataan di media sosial X, Badan Pertahanan Sipil menyebut peringatan telah berakhir di wilayah Jeddah, Taif, dan Yanbu, serta Provinsi Makkah.
Badan tersebut juga mengimbau masyarakat untuk mengikuti arahan petugas dan menghindari berkumpul maupun merekam situasi di wilayah terdampak.
Peringatan itu dikeluarkan di tengah meningkatnya ketegangan antara Arab Saudi dan kelompok Houthi di Yaman. Ketegangan tersebut mencakup serangan rudal dan pesawat nirawak atau drone yang menyasar wilayah Arab Saudi.
Sebagai informasi, Arab Saudi telah memimpin koalisi militer untuk mendukung pemerintah Yaman dalam menghadapi kelompok Houthi sejak 2015. Sementara itu, kelompok Houthi menguasai ibu kota Yaman, Sanaa, serta sejumlah wilayah lain di negara tersebut sejak 2014.





