Kata Sekjen Projo soal Alasan Jaksa Hadirkan Relawan Jokowi Terlebih Dahulu di Sidang

kompas.tv
1 jam lalu
Cover Berita
Ilustrasi. Sidang Dokter Tifa di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Kamis (15/10/2026), dalam kasus dugaan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu Jokowi. (Sumber: KompasTV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Sekretaris Jenderal Projo, Freddy Damanik, menjelaskan alasan jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan relawan terlebih dahulu, alih-alih langsung Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di awal sidang pembuktian kasus tudingan ijazah palsu.

Ia mengatakan jaksa berkewajiban sekaligus berkewenangan membuktikan dakwaannya. Jaksa punya strategi tertentu untuk membuktikan dakwaannya.

"Jadi kalau disampaikan saksi-saksi lain atau relawannya atau siapa pun itu sudah diperiksa, kenapa Pak Jokowi (belum dihadirkan)? Ya itu bagian dari strategi jaksa penuntut umum untuk membuktikan dakwaan," ucap Freddy dalam dialog Kompas Petang KompasTV, Sabtu (24/10/2026). 

Ia menegaskan saksi-saksi selain Jokowi yang dihadirkan di persidangan, termasuk dirinya sendiri, bukan untuk membuktikan keaslian ijazah Jokowi. 

Baca Juga: Cerita Dian Sandi Dapat Foto Ijazah Jokowi hingga Diunggah ke Medsos

Freddy mengatakan kehadiran saksi-saksi itu untuk membuktikan dakwaan terhadap terdakwa Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa.

Adapun dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi, Dokter Tifa didakwa melakukan pencemaran nama baik dan fitnah. 

"Jadi yang kami sampaikan, kesaksian kami di persidangan adalah perbuatan-perbuatan mereka yang sebagaimana didakwakan, benar tidak seperti yang didakwakan," jelasnya. 

Menurutnya, nantinya saksi yang akan membicarakan soal ijazah Jokowi adalah pihak lain yang berwenang, seperti Universitas Gadjah Mada (UGM).

Mirip Sidang Bambang Tri Mulyono?

Di sisi lain, pemilik Sentana TV, Mikhael Sinaga, menilai persidangan Dokter Tifa dan terdakwa lainnya, Roy Suryo, akan berjalan mirip seperti sidang kasus Bambang Tri Mulyono dan Sugi Nur Rahardja (Gus Nur). 

Baca Juga: Kubu Dokter Tifa Tak Yakin Jokowi Akan Hadiri Sidang, Ade Darmawan: Masalah Waktu Saja

Bambang dan Gus Nur sebelumnya juga pernah terjerat kasus ujaran kebencian terkait ijazah Jokowi. 

"Di mana di situ hanya ada ijazah fotokopi Pak Jokowi dan Pak Jokowinya sendiri enggak pernah datang," ucap Mikhael. 

Dia juga menilai jaksa yang menangani perkara itu seakan mendatangkan siapa saja di sidang dengan sesuka hati. 

Mikhael pun menduga jaksa dalam perkara Dokter Tifa dan Roy Suryo akan memakai strategi sama seperti yang terjadi di kasus Bambang dan Gus Nur. 

"Saya menyoroti jaksanya ini memakai strategi yang sama, di mana ujungnya Jokowinya tidak datang, ijazahnya tidak muncul," ujarnya. 

Mikhael turut menyorot saksi yang akan dihadirkan jaksa di persidangan kasus tudingan ijazah palsu Jokowi yang kini tengah berproses. 

Baca Juga: Dokter Tifa Akan Laporkan Dian Sandi ke Polda Metro Jaya Terkait Ijazah Jokowi, Ini Alasannya

Setelah memanggil relawan-relawan Jokowi sebagai saksi, ia menilai seharusnya pihak UGM-lah yang dihadirkan di sidang selanjutnya. 

Namun, jaksa justru memanggil saksi nomor 80 sehingga ada loncatan dalam pemanggilan saksi-saksi itu. 

Mikhael menilai, dalam sidang harusnya didalami terlebih dahulu mengenai keaslian ijazah Jokowi, barulah tuduhan pencemaran nama baik bisa dibuktikan. 

Namun ia menduga, strategi jaksa bertujuan menutup-nutupi kebenaran tentang ijazah Jokowi. 

"Kalau seandainya dihadirkan (saksi) nomor satu dulu, Joko Widodo, nomor lima dulu, yaitu Kompol Syarif yang ngaku katanya memperlihatkan ke Pak Jokowi video-video itu, dan UGM, takutnya ketahuan ijazahnya asli atau palsu," ucapnya. 

 

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas TV

Tag
  • sekjen projo
  • Jokowi
  • Joko Widodo
  • ijazah jokowi
  • dokter tifa
  • roy suryo
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Solusi Praktis Keluarga! Ini Pilihan Mobil Pintu Geser Bekas Rp100 Jutaan
• 13 jam lalumedcom.id
thumb
Panas! Debat Feri-David, Puskapol UI Soroti Hitungan Politik Polemik Ijazah Gibran | BOLA LIAR
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Prabowo Sebut Karhutla sebagai “Terorisme Lingkungan”
• 21 jam lalukatadata.co.id
thumb
Kemnaker Perpanjang Pendaftaran Mitra MagangHub hingga 29 Oktober
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sudah Cerai, Insanul Fahmi Puji Wardatina Mawa Setinggi Langit untuk Urusan Ini: Selalu Jago, Enggak Diragukan Lagi
• 11 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.