Masa Pendaftaran Mitra Penyelenggara MagangHub Diperpanjang hingga 29 Oktober

katadata.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperpanjang masa pendaftaran mitra penyelenggara Program Magang Nasional (MagangHub) Batch 3 Angkatan II hingga 29 Oktober 2026. Perusahaan yang berminat dapat mendaftar melalui laman resmi MagangHub untuk menyediakan posisi pemagangan sesuai kebutuhan dan bidang pekerjaan yang tersedia.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, mengajak perusahaan yang memenuhi ketentuan untuk mendaftarkan diri sebagai mitra penyelenggara. Menurutnya, keterlibatan perusahaan diperlukan untuk menyediakan kesempatan pemagangan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

“Partisipasi perusahaan sangat penting untuk memperluas kesempatan pemagangan dan memberikan pengalaman kerja nyata kepada calon tenaga kerja. Karena itu, kami mengajak perusahaan yang memenuhi ketentuan untuk mendaftar sebagai mitra penyelenggara dan menyediakan kesempatan magang sesuai kebutuhan dunia usaha dan dunia industri,” ungkap Darmawansyah dalam siaran pers, Sabtu (24/10).

Periode pendaftaran mitra penyelenggara berlangsung pada 28 September–29 Oktober 2026. Setelah itu, akan dilanjutkan verifikasi calon mitra pada 28 September hingga 30 Oktober 2026. Adapun penetapan mitra penyelenggara dan penayangan lowongan magang direncanakan pada 30 Oktober 2026.

Setelah lowongan tersedia, calon peserta dapat melakukan pendaftaran dan pengecekan eligibilitas pada 27 Oktober–4 November 2026. Calon peserta melamar lowongan magang pada 31 Oktober–4 November 2026.

Tahap berikutnya adalah rekrutmen dan pengusulan calon peserta oleh mitra penyelenggara pada 5–11 November 2026. Kemnaker kemudian melaksanakan seleksi dan penetapan peserta pada 12–13 November 2026.

“Hasil seleksi peserta magang dijadwalkan diumumkan pada 13 November 2026. Peserta yang lolos seleksi direncanakan mulai mengikuti pemagangan pada 16 November 2026,” ujarnya.

Pemagangan Bukan untuk Gantikan Pekerja

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, sebelumnya menegaskan Program Pemagangan Nasional dirancang untuk meningkatkan kompetensi peserta. Bukan menggantikan pekerja yang sudah ada di perusahaan. 

Dia mengatakan, pemerintah menerima kekhawatiran dari sejumlah pihak bahwa perusahaan dapat memanfaatkan peserta magang untuk menggantikan pekerja, termasuk dengan mengurangi pekerja yang sudah ada. 

“Ada kekhawatiran, saya juga dapat, bahwa program magang ini menggantikan pekerja. Kita berharap, yang pertama magang ini memang mereka bisa belajar, dan perusahaan juga mendapatkan manfaat,” ujar Yassierli saat Kick Off Program Pemagangan Nasional Batch 2 Angkatan 2 di Jakarta, Rabu (23/9).

Menurut dia, peserta magang tidak dapat menggantikan pekerja karena program hanya berlangsung selama enam bulan. Perusahaan juga perlu memberikan pelatihan kepada peserta baru apabila kembali menggunakan tenaga magang setelah periode tersebut berakhir. 

“Kalau perusahaan mau mengandalkan magang, ada ketidakpastian, dan kalau setiap enam bulan ya mereka harus diajarin lagi. Jadi kami tetap melihat tidak bisa (menggantikan pekerja),” katanya.

Yassierli mengatakan, Kemnaker juga menerapkan sejumlah ketentuan untuk mencegah peserta magang menggantikan pekerjaan pekerja yang sudah ada. Peserta tidak diperbolehkan bekerja melebihi jam kerja, menjalani shift malam, maupun mengerjakan pekerjaan tertentu yang tidak sesuai dengan skema pemagangan.

“Kalau mereka ingin menggantikan pekerjaan yang ada sekarang, kan kami juga ketat, kami monitor,” ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Waspadai Efek Asap Karhutla pada Anak, Kenali Tanda Bahaya dan Langkah Daruratnya
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Ditolak Beli Pertalite Di SPBU Klitik, Pelanggan Kecewa
• 1 jam laluberitajatim.com
thumb
Reaktivasi Rel KA Sumbar Dimulai 27 Oktober, Andre Rosiade: Komitmen Prabowo
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Parah! Militer Main Judi Pakai Info Orang Dalam, Cuan Miliaran Rupiah
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Gus Muhaimin Santuni Petugas Karhutla di Kalsel, Salurkan Air Bersih hingga Sembako
• 9 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.