Kepala BNPB Tinjau Karhutla di Taman Way Kambas, Gencarkan OMC-Operasi Darat

kumparan.com
9 jam lalu
Cover Berita

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Kristomei Sianturi memantau langsung perkembangan penanganan karhutla di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung, pada Sabtu (24/10). Penanganan karhutla di TNWK diperkuat melalui operasi terpadu lintas instansi.

Kristomei didampingi Gubernur Lampung, Kasdam XXI/Radin Inten, dan Kepala BPBD Lampung. Ia memantau kondisi kawasan terdampak dari udara sekaligus meninjau upaya pemadaman melalui operasi darat.

Penanganan karhutla melibatkan BNPB, BPBD, TNI, Polri, BMKG, pemadam kebakaran, pengelola TNWK, dan instansi terkait lainnya.

BNPB Kerahkan Operasi Modifikasi Cuaca

Dukungan penanganan karhutla juga dilakukan melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) menggunakan pesawat Cessna Caravan.

Dalam operasi tersebut, dilakukan dua sortie penyemaian garam atau natrium klorida (NaCl), masing-masing sebanyak 1.000 kilogram. Penyemaian dilakukan di wilayah Taman Nasional Way Kambas dan Kabupaten Lampung Barat untuk mendukung penanganan karhutla.

Kristomei menegaskan, penanganan karhutla harus dilakukan secara terpadu dengan mengutamakan keselamatan personel, kecepatan respons, dan ketepatan penentuan lokasi prioritas.

Ia juga menekankan pentingnya menyelaraskan hasil pemantauan udara dengan laporan tim darat, data titik panas (hotspot), serta informasi cuaca terkini. Integrasi data tersebut diperlukan untuk menentukan langkah operasional sesuai perkembangan situasi di lapangan.

Menurut Kristomei, koordinasi lintas instansi menjadi kunci penanganan karhutla, terutama di kawasan konservasi yang memiliki nilai ekologis penting. Sinergi personel dan dukungan teknologi diharapkan dapat menekan penyebaran api serta melindungi ekosistem Taman Nasional Way Kambas.

Masyarakat Diimbau Tidak Membakar Lahan

Kristomei mengimbau masyarakat, petani, pemilik kebun, dan pelaku usaha agar tidak membakar lahan, hutan, maupun sampah secara terbuka di tengah kondisi cuaca kering.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya mencegah munculnya titik api baru dan mengurangi risiko meluasnya karhutla.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Anggota DPR: Tarik Tombur Toba lahir dari aspirasi masyarakat
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Film Gasigogi Umumkan Daftar Pemain, ada Vino G Bastian hingga Pevita Pearce
• 16 jam laluintipseleb.com
thumb
Mantan Panglima TNI Laksamana Widodo AS Meninggal Dunia di Jakarta
• 23 menit lalurctiplus.com
thumb
Hasil Sprint Race MotoGP Australia: Marc Marquez Raih Kemenangan, Martin Crash
• 21 jam lalumedcom.id
thumb
BKSDA selamatkan induk dan anak orangutan yang terjerat di Kotim
• 19 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.