PBB Desak Negara-Negara Donor Kucurkan 450 Juta Dolar AS untuk Pangan Warga Palestina

kompas.tv
5 jam lalu
Cover Berita
Seorang pria Palestina membawa lempengan besi melewati reruntuhan bangunan di Gaza City, Jalur Gaza, Palestina, Minggu (18/10/2026). (Sumber: AP Photo/Jehad Alshrafi)

 

NEW YORK, KOMPAS.TV - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mendesak negara-negara donor untuk mengucurkan dana sebesar 450 juta dolar AS atau sekitar Rp8,1 triliun guna membantu penyediaan pangan bagi warga Palestina di Jalur Gaza dan Tepi Barat untuk enam bulan ke depan.

Guterres menyampaikan desakan tersebut kepada media pada Kamis (22/10/2026). Ia mengatakan Program Pangan Dunia (WFP) membutuhkan dana tersebut untuk memenuhi kebutuhan pangan penduduk Palestina di kedua wilayah itu.

“Program Pangan Dunia sangat membutuhkan 450 juta dolar AS untuk memberi makan penduduk di Gaza dan Tepi Barat selama enam bulan ke depan. Saya mengimbau para donor untuk meningkatkan kontribusi mereka,” kata Guterres, seperti dikutip dari Antara.

Baca Juga: Pernyataan Ekstrem Politisi-Politisi Israel Jelang Pemilu, Serukan Pengusiran Warga Gaza

Ia menambahkan, jumlah dana yang dibutuhkan WFP itu diperkirakan setara dengan anggaran yang dihabiskan negara-negara di seluruh dunia untuk angkatan bersenjata mereka hanya dalam waktu 90 menit.

Serangan Israel ke Gaza, wilayah Palestina yang telah didudukinya sejak 1967 dan diblokade sejak 2007, dimulai 7 Oktober 2023.

Serangan itu dilancarkan setelah kelompok perlawanan Palestina, Hamas, melakukan serangan besar-besaran dari Jalur Gaza ke Israel.

Israel kemudian melancarkan operasi militer, termasuk serangan darat, yang menyebabkan kehancuran luas di Gaza yang dihuni lebih dari 2 juta jiwa.

Meski gencatan senjata mulai diberlakukan di Jalur Gaza pada Oktober 2025, serangan militer Israel dilaporkan masih berlanjut. Israel berdalih operasi tersebut menyasar fasilitas dan anggota Hamas.

Menurut penilaian PBB, kondisi kemanusiaan di Jalur Gaza masih memprihatinkan. Kerusakan infrastruktur yang meluas, gangguan terhadap layanan medis, serta kesulitan dalam menyediakan pangan dan kebutuhan pokok terus membebani penduduk setempat.

Baca Juga: UNICEF: Lebih dari 340 Anak Tewas di Gaza Sejak Gencatan Senjata

 

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Tussie Ayu Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : The Associated Press

Tag
  • PBB
  • Gaza
  • Palestina
  • Israel
  • Tepi Barat
  • Antonio Guterres
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemendikdasmen Spill Alasan Rentang Skor TKA Jadi 200-800! Ini Penjelasannya
• 19 jam lalumedcom.id
thumb
Polri Gelar Operasi Patuh pada 26 Oktober–8 November 2026
• 17 jam lalurctiplus.com
thumb
Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Kategori Berbahaya
• 21 jam lalurctiplus.com
thumb
Foto: Menjelajahi Keberagaman Budaya TMII Lewat Teknologi Fotografi Instax
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
OJK Purwokerto Catat 4.513 Rekening Baru Selama BIK 2026, Warga Diingatkan Waspada Investasi Bodong
• 2 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.