Karhutla Gunung Ciremai, Tim Gabungan Fokus Pendinginan di 3 Blok hingga Asap Hilang

kompas.tv
1 jam lalu
Cover Berita
Kondisi karhutla di Taman Nasional Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Kamis (22/10/2026). Tim gabungan memfokuskan pendinginan di tiga blok kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Kuningan, Jawa Barat hingga asap menghilang. (Sumber: ANTARA/HO BPBD Kabupaten Kuningan.)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Tim gabungan terus melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, Indra Bayu menyebut, saat ini tim gabungan memfokuskan operasi pada pendinginan di tiga blok.

Langkah ini diambil setelah pemantauan intensif tidak lagi mendeteksi adanya titik api (hotspot). Sehingga petugas melanjutkan siaga pendinginan.

Baca Juga: Tangani Karhutla Ciremai, Pemprov Jawa Barat Kerahkan 500 Personel Bersihkan Kanal Alami

“Status terkendali, lanjut pendinginan total sampai asap hilang,” kata dia, Sabtu (24/10/2026).

Menurut penuturannya, tiga blok dimaksud meliputi Bintangot, Karang Dinding, dan Bukit Seribu Bintang di kawasan TNGC wilayah Kabupaten Kuningan.

Sebelumnya pemantauan udara sempat menemukan titik api di Grid 15 kawasan TNGC, tepatnya di bawah kaki Gunung Dulang dan di sebelah selatan pos pemantauan Karang Dinding yang berjarak sekitar 1,4 kilometer.

Temuan itu, kata dia, ditindaklanjuti dengan operasi pendinginan, termasuk di Blok Panyusupan.

"Sementara petugas terus memantau perkembangan kondisi kawasan melalui pengamatan udara dan pemeriksaan lapangan,” ucapnya.

Upaya pemadaman sisa kebakaran dilakukan secara manual menggunakan berbagai peralatan, salah satunya jet shooter. Patroli drone juga terus dioptimalkan guna memantau sebaran asap dan memastikan keamanan titik-titik yang terdampak.

Kendala penanganan

Meski situasi berangsur membaik, tim gabungan di lapangan menghadapi sejumlah tantangan. Indra mengungkapkan keterbatasan kendaraan untuk mobilisasi petugas menjadi salah satu kendala utama.

Hambatan ini diperparah oleh kondisi medan yang curam serta karakteristik lahan bekas terbakar yang menuntut kewaspadaan dari para relawan dan petugas.

“Untuk mendukung penanganan lanjutan pada Minggu (25/10), tim gabungan merencanakan pemantauan asap dan pendinginan di Grid 15, operasi modifikasi cuaca oleh BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), serta dukungan water bombing oleh TNI Angkatan Udara,” tuturnya. 

Dia menambahkan, upaya pendinginan ini akan terus berjalan secara terintegrasi hingga kepulan asap benar-benar hilang dan dipastikan tidak ada lagi titik api yang muncul kembali di kawasan TNGC.

Baca Juga: Momen Dedi Mulyadi Turun Langsung! Ikut Padamkan Karhutla di Ciremai

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV/Antara.

Tag
  • karhutla
  • karhutla gunung ciremai
  • pendinginan
  • asap karhutla
  • gunung ciremai
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menko Kumham Imipas, Yusril Ihza Mahendra Buka Suara Soal Usulan Perubahan Definisi Korupsi
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
Saham TRUK Melonjak 87,11 Persen, Pimpin Top Gainers Pekan Ini
• 22 jam laluidxchannel.com
thumb
Justin Bieber mengunjungi Seoul
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Ahmad Ali PSI Setuju Jokowi soal "Operasi Politik" di Balik Polemik Ijazah Gibran
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Dua Pesawat Latih Militer Filipina Tabrakan di Udara, 4 Pilot Tewas
• 16 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.