Semarang: Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober menjadi momentum untuk mengenang perjuangan generasi muda dalam membangun persatuan bangsa. Salah satu cara memaknai peringatan tersebut adalah dengan mengunjungi destinasi wisata sejarah yang menyimpan jejak perjuangan dan perjalanan Indonesia.
Kota Semarang, Jawa Tengah, memiliki sejumlah destinasi bersejarah yang menarik untuk dikunjungi. Mulai dari monumen untuk mengenang perjuangan pemuda hingga museum yang menyimpan koleksi sejarah militer, tempat-tempat ini dapat menjadi pilihan wisata edukatif saat Hari Sumpah Pemuda.
Berikut tiga wisata sejarah di Semarang yang bisa masuk daftar kunjungan saat Hari Sumpah Pemuda. Tugu Muda Semarang Melansir laman Perpusda Jateng, Tugu Muda berlokasi di Jalan Pandanaran, Mugassari, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Jawa Tengah. Monumen ini dibangun untuk mengenang gugurnya para pejuang dalam Pertempuran Lima Hari di Semarang yang berlangsung mulai 15 Oktober 1945.
Baca Juga :
Menelusuri Jejak Sejarah Lahirnya Sumpah PemudaTugu Muda diresmikan oleh Presiden Soekarno pada 20 Mei 1953 dan ditetapkan sebagai cagar budaya nasional. Keberadaannya menjadi pengingat atas perjuangan dan pengorbanan para pemuda dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Monumen ini memiliki tiga struktur utama, yakni landasan, badan, dan kepala. Pada bagian landasan terdapat relief yang menggambarkan kisah perjuangan, sehingga pengunjung dapat mengenal nilai sejarah yang melekat pada bangunan tersebut.
Selain menyimpan nilai historis, kawasan Tugu Muda juga menarik untuk dikunjungi karena dikelilingi taman dengan beragam bunga. Pada malam hari, pencahayaan lampu menambah daya tarik monumen sebagai salah satu ikon Kota Semarang.
Tugu Muda dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin mengisi Hari Sumpah Pemuda dengan wisata sejarah sekaligus mengenang semangat perjuangan generasi muda. Museum Perjuangan Mandala Bhakti Berada di Jalan Soegijapranata Nomor 1, Kecamatan Semarang Selatan, Museum Perjuangan Mandala Bhakti terletak tepat di depan kawasan Tugu Muda. Lokasinya yang berdekatan membuat kedua destinasi ini dapat dikunjungi dalam satu perjalanan wisata sejarah.
Museum yang diresmikan pada 1 Maret 1985 oleh Mayor Jenderal Soegiarto ini menyimpan berbagai koleksi yang berkaitan dengan sejarah perjuangan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Koleksinya meliputi data dan dokumentasi sejarah, persenjataan tradisional maupun modern, seragam yang digunakan prajurit saat peperangan, kendaraan perang, hingga lukisan Pangeran Diponegoro.
Melalui koleksi tersebut, pengunjung dapat mempelajari perjalanan perjuangan bangsa serta mengenal berbagai perlengkapan yang digunakan dalam mempertahankan kemerdekaan.
Berkunjung ke Museum Perjuangan Mandala Bhakti saat Hari Sumpah Pemuda dapat menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan sejarah dan memahami pentingnya semangat pengorbanan dalam perjalanan bangsa Indonesia.
Museum Perjuangan Mandala Bhakti. (inikotasemarang.com)
Lawang Sewu Lawang Sewu merupakan salah satu bangunan bersejarah yang menjadi ikon Kota Semarang. Destinasi ini beralamat di Jalan Pemuda Nomor 160, Sekayu, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Bangunan Lawang Sewu mulai dibangun pada 1904. Namanya berasal dari bahasa Jawa yang berarti seribu pintu, merujuk pada banyaknya pintu yang terdapat pada bangunan tersebut.
Lawang Sewu dirancang oleh arsitek asal Amsterdam, Prof. Jakob F. Klinkhamer dan B.J. Ouendag. Bangunan ini memiliki ciri khas berupa elemen lengkung serta ornamen kaca patri karya Johannes Lourens Schouten yang menyimpan kisah tentang Jawa, perkembangan kota-kota besar, dan kejayaan perkeretaapian.
Lawang Sewu. (visitjawatengah.jatengprov.go.id)
Saat ini, Lawang Sewu menghadirkan beragam koleksi sejarah perkeretaapian Indonesia, dokumentasi proses pemugaran bangunan, serta perpustakaan dengan koleksi buku mengenai dunia kereta api.
Tidak hanya menjadi tujuan wisata sejarah, Lawang Sewu juga dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan, seperti pameran, festival, bazar, pentas seni, dan lokakarya.
Bagi pengunjung yang ingin memperingati Hari Sumpah Pemuda dengan kegiatan edukatif, Lawang Sewu dapat menjadi pilihan untuk mengenal lebih jauh sejarah, arsitektur, dan perkembangan transportasi di Indonesia.




