JAKARTA - Gunung Semeru di Jawa Timur mengalami erupsi pada Minggu (25/10/2026) pukul 09.17 WIB. Namun, tinggi kolom abu akibat erupsi tersebut tidak teramati.
Berdasarkan informasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui MAGMA Indonesia, erupsi tersebut terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi sekitar 1 menit 46 detik.
"Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi ± 1 menit 46 detik," tulis PVMBG dalam keterangan tertulis.
Saat ini, Gunung Semeru masih berstatus Level III (Siaga). Masyarakat diimbau untuk mematuhi rekomendasi keselamatan dan menjauhi kawasan yang berpotensi terdampak aktivitas vulkanik.
Di luar radius tersebut, masyarakat juga diminta tidak beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Area tersebut berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga sejauh 17 kilometer dari puncak.




