Relokasi Pedagang Taman Puring ke Lenteng Agung Belum Temui Kepastian

tvonenews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com — Kurang lebih ada 140 pedagang di Pasar Taman Puring, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan yang akan direlokasi ke kawasan Lenteng Agung.

Akan tetapi, para pedagang tersebut ternyata belum menemui kepastian soal relokasi ke kawasan Lenteng Agung selepas Pasar Taman Puring kebakaran.

Asmun, Koordinator Pedagang Lapak Taman Puring mengatakan jika para pedagang justru baru mengetahui relokasi dari Taman Puring ke Lenteng Agung dari media sosial, bukan sosialisasi pemerintah.

“Waktu kami audiensi dengan Pak Wali Kota, tidak disebutkan lokasinya di mana. Hanya disampaikan akan ada relokasi. Kami baru tahu dari media sosial bahwa ada perencanaan relokasi ke Lenteng Agung,” ujar Koordinator Pedagang Lapak Taman Puring, Asmun.

Menurut Asmun, para pedagang meminta agar lokasi berjualan di Pasar Taman Puring tetap berlangsung. Apalagi, tempat tinggal mereka tak jauh dari kawasan tersebut.

Kebakaran Besar Taman Puring
Sumber :
  • IST

Jika pindah ke Lenteng Agung, maka lokasinya dirasa cukup jauh dan memakan biaya transportasi. Selain itu, mereka juga harus membangun reputasu usaha dari awal lagi di tempat baru.

“Kalau dimulai dari nol, belum tentu bisa berjalan. Apalagi kondisi ekonomi sekarang juga sedang sulit,” jelasnya.

Sebagai informasi, jumlah perdagangan di pasar Taman Puring yang sebelumnya mencapai 500 orang, kini turun drastis menjadi 140 pelapak saja.

Peristiwa kebakaran yang sempat melanda Pasar Taman Puring, Kebayoran Baru beberapa waktu lalu itu membuat sebagian pedagang kehilangan barang dagangannya.

Asmun yang menyampaikan aspirasi para pedagang berharap pemerintah bisa merevitalisasi Pasar Taman Puring, bukan merelokasi ke tempat yang jauh.

Koordinator Pedagang Lapak Taman Puring Asmun
Sumber :
  • ANTARA

Dengan hal ini, pedagang berharap bahwa pemerintah bisa menyediakan ruang bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk melanjutkan kegiatan ekonomi.

Santer terdengar kalau kawasan Taman Puring direncanakan bakal menjadi ruang publik dan pendidikan melalui kehadiran Microlibrary Taman Puring.

Proyek yang didanai Ammodo Foundation tersebut dirancang sebagai ruang belajar inklusif bagi komunitas penyandang disabilitas melalui kolaborasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, serta PT SHAU Architects.

Kehadiran fasilitas tersebut menunjukkan salah satu fungsi kawasan Taman Puring sebagai ruang publik yang mendukung kegiatan belajar dan aktivitas masyarakat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Residivis Tipu 15 Wanita Muda dan Bawa Kabur Motor Usai Kenalan di Facebook, Nih Tampangnya!
• 12 jam laluokezone.com
thumb
Penggunaan vape bisa sebabkan cedera paru-paru
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Mensos Targetkan 48 Juta Keluarga Terdaftar di Perlinsos Digital Hingga Akhir 2026
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
Danantara Mau Caplok Beberapa Pabrik Masuk BUMN Tekstil, Modal Rp100 T
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Cegah Banjir, Kanal Makassar Dibersihkan dari Eceng Gondok
• 5 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.