Xabi Alonso Menuntut Perbaikan Setelah Chelsea Tumbang dari Tottenham

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Manajer Chelsea Xabi Alonso menuntut perbaikan performa dari para pemainnya setelah kekalahan pahit dari Tottenham Hotspur di Stamford Bridge pekan ini. Dikutip dari laporan Sky Sports via Goal, pelatih asal Spanyol tersebut menyoroti kegagalan timnya dalam memaksimalkan peluang serta mempertahankan fokus di tengah laga. Kekalahan dua gol tanpa balas ini semakin diperparah oleh kartu merah Cole Palmer dan aksi ceroboh di lini belakang.

Pertandingan derbi London ini berlangsung dalam guyuran hujan deras yang mewarnai malam buruk bagi kubu tuan rumah. Hasil negatif tersebut menahan laju positif klub yang sedang berusaha merangkak naik di papan klasemen sementara.

Evaluasi Taktik dan Kegagalan Kolektif Tim

Alonso menegaskan kekecewaannya secara terbuka terhadap penampilan individu maupun kolektif dari anak asuhnya. Ia merasa rencana permainan untuk menguasai area tengah tidak berjalan sesuai harapan di lapangan.

“Kami semua kecewa dengan hasil dan performa secara kolektif maupun individu karena tidak berada di level terbaik,” ujar Alonso. Pelatih tersebut menambahkan bahwa timnya perlu bersikap lebih dewasa dan sabar ketika menghadapi kebuntuan.

Kehadiran Cole Palmer dan Morgan Rogers di area sentral awalnya diharapkan mampu memberikan keluwesan dalam membongkar pertahanan lawan. Namun, koordinasi yang kurang matang membuat skema tersebut gagal membuahkan hasil maksimal.

Nasib Sial Mike Penders dan Kartu Merah Cole Palmer

Laga ini menjadi momen kelam bagi kiper muda Mike Penders yang menjalani debut pertamanya di Premier League. Penders melakukan kesalahan fatal pada menit ke-77 saat tinjuannya justru mengarahkan bola ke dalam gawang sendiri usai mendapat tekanan dari Jan Paul van Hecke.

Alonso enggan menyalahkan sang penjaga gawang secara personal atas insiden gol bunuh diri tersebut. “Kami merasakan apa yang dirasakan semua orang, ini adalah masalah tim dan kolektif sehingga kami harus segera bangkit,” tegas Alonso.

Masalah Chelsea kian menumpuk ketika Palmer mendapat kartu kuning kedua usai melanggar mantan rekan setimnya, Conor Gallagher. Pelanggaran keras tersebut membuat Chelsea harus bermain dengan sepuluh pemain hingga Mathys Tel mencetak gol penutup untuk Tottenham.

Rekor Buruk Spurs yang Akhirnya Terhapus

Kemenangan ini menjadi pencapaian manis bagi Tottenham Hotspur yang memiliki rekor sangat buruk di markas Chelsea. Sebelum laga ini, Spurs hanya mampu meraih satu kemenangan dari 36 kunjungan liga terakhir mereka ke Stamford Bridge.

Kemenangan langka klub London Utara tersebut sebelumnya hanya terjadi pada April 2018 di bawah asuhan Mauricio Pochettino. Hasil positif ini sekaligus mengulangi sejarah kelam Chelsea yang pernah ditaklukkan Spurs pada era 1990 silam.

Tambahan tiga poin berharga ini berhasil mendorong posisi Tottenham naik ke peringkat 12 klasemen sementara Premier League. Sebaliknya, Alonso kini menghadapi tekanan besar untuk segera membenahi mentalitas anak asuhnya pada pertandingan mendatang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kanye West gelar konser perdana, puluhan ribu penonton padati GBK
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
Populer Ekonomi: Harga Emas Antam Syarat dan Cara Cek BSU Rp900 Ribu
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kemenperin Bidik Industri Animasi Jadi Andalan Penyerapan Tenaga Kerja, Tiga Lulusan BDI Terlibat Film Jumbo
• 21 jam lalupantau.com
thumb
Pedagang Pasar Barang Antik Jalan Surabaya, Bertahan di Tengah Gempuran Zaman
• 10 jam lalukompas.id
thumb
Profil Laksamana (Purn) Widodo AS, Alumni AAL 1968 yang Menjadi Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut
• 4 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.