Seruni dan Dekranas Dukung Pelestarian Tenun Pegringsingan Bali

detik.com
53 menit lalu
Cover Berita
Jakarta -

Ketua Umum Seruni Kabinet Merah Putih sekaligus Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian bersama Ketua Umum Dekranas Selvi Gibran Rakabuming mengunjungi Desa Adat Tenganan Pegringsingan. Kunjungan ini menjadi bentuk perhatian terhadap pelestarian warisan budaya sekaligus dukungan bagi kesehatan masyarakat, khususnya penenun lanjut usia.

Dalam kunjungan tersebut, Tri Tito dan Selvi menyerahkan bantuan 500 kacamata kepada warga lanjut usia, khususnya para penenun kain Gringsing. Pemeriksaan mata juga dilakukan untuk mengetahui tingkat minus setiap penerima agar kacamata yang diberikan sesuai dengan kebutuhan penglihatan masing-masing.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu para lansia dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk menjaga kenyamanan penglihatan mereka. Dukungan terhadap kesehatan para penenun ini juga menjadi bagian dari perhatian terhadap masyarakat yang berperan dalam menjaga keberlangsungan tradisi tenun Gringsing.

Sejalan dengan perhatian terhadap masyarakat setempat, Tri Tito mengaku terkesan dengan kekayaan adat istiadat dan budaya yang masih dipertahankan di desa tersebut. Ia menilai Desa Adat Tenganan Pegringsingan memiliki warisan budaya yang perlu dijaga agar tetap lestari.

"Ini memang suatu desa adat yang harus kita pertahankan adat istiadatnya karena merupakan warisan budaya yang luar biasa," ujar Tri Tito dalam keterangan tertulis, Minggu (25/10/2026).

Hal itu diungkapkan dalam agenda kunjungan di Desa Adat Tenganan Pegringsingan, Kabupaten Karangasem, Bali, Sabtu (23/10).

Selain menyoroti kekayaan budaya desa, Tri Tito juga mengapresiasi sambutan masyarakat Desa Adat Tenganan Pegringsingan. Ia berharap perhatian yang diberikan dapat mendukung pengembangan potensi desa, baik dalam pelestarian kebudayaan maupun penguatan ekonomi masyarakat.

Apresiasi terhadap kehidupan masyarakat dan kebudayaan setempat juga disampaikan Selvi selaku Pembina Seruni Kabinet Merah Putih sekaligus Ketua Umum Dekranas. Ia mengaku terkesan dengan kehidupan masyarakat desa, terutama tradisi menenun kain Gringsing yang menjadi salah satu kekhasan Desa Adat Tenganan Pegringsingan.

"Saya secara pribadi baru pertama kali datang mengunjungi Desa Adat Tenganan Pegringsingan ini dan sangat terkesan sekali terutama dengan kehidupan di desa adat ini dan juga kain tenunnya yang cukup terkenal adalah namanya kain Gringsing," ucap Selvi.

Menurut Selvi, keberlangsungan tradisi menenun perlu didukung melalui regenerasi agar keterampilan membuat kain Gringsing dapat diteruskan kepada generasi muda. Ia menegaskan bahwa Dekranas siap memberikan pembinaan untuk mendukung regenerasi penenun dan menjaga keberlanjutan tradisi tersebut.

"Kalau yang sepuh-sepuh yang sudah tua-tua sudah pensiun tidak menenun lagi, harapannya ada regenerasi dari yang muda-muda mungkin nanti kalau untuk pembinaan kami dari Dekranas siap untuk membantu," tuturnya.

Di samping mendorong regenerasi penenun, Selvi juga berharap bantuan kacamata yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi warga lanjut usia di Desa Adat Tenganan Pegringsingan.

"Ini sudah ada bantuan 500 kacamata, semoga bantuan itu bermanfaat untuk Bapak-Ibu semuanya," pungkasnya.

Melalui kegiatan tersebut, bantuan kacamata diharapkan dapat mendukung kesehatan masyarakat, khususnya para penenun lanjut usia. Upaya pelestarian budaya dan regenerasi penenun juga menjadi bagian penting untuk menjaga tradisi kain Gringsing agar terus diwariskan kepada generasi berikutnya.




(prf/ega)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pesawat Asian One Air Keluar Landasan di Papua Tengah, Polisi Selidiki Penyebabnya
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
BPOM Gandeng Rusia Perkuat Industri Farmasi Nasional, Bidik Transfer Teknologi Insulin dan Obat Kanker
• 16 jam lalupantau.com
thumb
RI Resmi Pangkas Ekspor Gas, Ini Reaksi Singapura
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Tekan Polusi dan Suhu Panas di Jakarta, BMKG Tabur 4 Ton Garam Lewat OMC
• 9 jam laluokezone.com
thumb
Pasokan Bertambah, Harga Cabai di Pasar Terong Makassar Mulai Turun | KOMPAS SIANG
• 22 menit lalukompas.tv
Berhasil disimpan.