Sekretaris Jenderal Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), Ismail Ould Cheikh Ahmed, mengecam serangan kelompok Houthi yang menargetkan Makkah, Madinah, Taif, dan Jeddah di Arab Saudi.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis melalui situs OKI, Ismail menyoroti serangan rudal balistik yang menargetkan Wadi al-Maghmmas, kawasan dekat dataran suci Arafah.
Ia menilai serangan tersebut menunjukkan pengabaian terhadap kesucian tempat-tempat suci Islam dan keselamatan warga sipil.
"Menargetkan Wadi al-Maghmas, dekat lembah Arafah dengan rudal balistik menunjukkan sikap dari mereka yang tak menghormati Kota Suci dan keamanan warga sipil," demikian pernyataan Ismail, dikutip dari situs resminya, Minggu (25/10).
Ismail juga memperingatkan dampak serius jika serangan tersebut terus berlanjut. Ia mendesak negara-negara Islam mengambil langkah bersama untuk mencegah serangan serupa.
"Dunia Islam harus mengambil langkah kolektif, dan mengambil sikap yang tegas dan bertanggung jawab, untuk menangani milisi teroris Houthi, dan menghentikan perilaku kriminal mereka.
Ia menegaskan solidaritas penuh OKI terhadap Arab Saudi dan mendukung langkah-langkah yang diambil kerajaan untuk melindungi keamanan, kedaulatan, keutuhan wilayah, serta keselamatan warga negara dan penduduknya.
Menurut Ismail, pelanggaran terhadap kesucian tempat-tempat suci Islam merupakan serangan terhadap seluruh umat Islam.
"Menyerang kesucian kota suci, sama saja dengan menyerang seluruh umat Islam. Maka dibutuhkan sikap internasional, dan langkah yang segera untuk menghentikan serangan ini," tegasnya.





