Mantan Panglima TNI Widodo AS Meninggal Dunia di Usia 82 Tahun

metrotvnews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Kabar duka menyelimuti keluarga besar Tentara Nasional Indonesia (TNI). Mantan Panglima TNI, Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto atau yang akrab disapa Widodo A.S., meninggal dunia pada usia 82 tahun. Almarhum mengembuskan napas terakhirnya pada Sabtu, 24 Oktober 2026 pukul 21.30 WIB di kediaman pribadinya di Jakarta.

Jenazah almarhum telah dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, pada Minggu 25 Oktober 2026 pukul 13.30 WIB. Prosesi pemakaman dipimpin langsung oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto yang bertindak selaku inspektur upacara.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Muhammad Nas, telah mengonfirmasi kabar duka tersebut. Meski demikian, hingga prosesi pemakaman usai, pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab meninggalnya almarhum.
 

Baca Juga :

Mantan Panglima TNI Widodo AS Meninggal Dunia


Kepergian Widodo A.S. menjadi kehilangan besar bagi bangsa Indonesia. Lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) tahun 1968 ini merupakan sosok yang mencatatkan sejarah penting di tubuh institusi militer. Pada 26 Oktober 1999, Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mengangkatnya sebagai Panglima TNI, menjadikannya tokoh pertama dari matra Angkatan Laut yang menduduki pucuk pimpinan TNI.

Almarhum menjabat sebagai Panglima TNI pada periode krusial 1999 hingga 2002, di mana Indonesia tengah menjalani masa transisi politik dan reformasi. Sebelumnya, rekam jejak militernya terus menanjak, mulai dari bertugas sebagai perwira senjata di KRI Irian, memimpin sejumlah armada kapal perang, hingga menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) pada tahun 1998 di era Presiden B.J. Habibie.

Setelah purnatugas dari militer, dedikasi Widodo A.S. berlanjut di pemerintahan sipil. Almarhum dipercaya memegang sejumlah posisi strategis, salah satunya mengemban amanah sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) periode 2004–2009.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Beruang Masuk Permukiman di Kerinci: Sudah 6 Kali, Dinding Rumah Warga Jebol
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Ketum Bahlil Batal ke Makassar, 197 Pengurus DPD Golkar Sulsel Resmi Dilantik Sekjen Sarmuji
• 2 jam laluharianfajar
thumb
3 Tren Gamis di Tanah Abang Lagi Heboh, Ada Buka Pintu-Lepas Landas
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Polisi Amankan 8 Remaja Hendak Tawuran di Jaktim, Celurit dan Arit Disita
• 4 jam laludetik.com
thumb
Demi Efisiensi, Tri Tito Karnavian Gabungkan Rapat Tiga Lembaga
• 1 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.