Iran: Jalur Pelayaran Selat Hormuz tidak akan Sama Lagi Pascaperang

republika.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

TEHERAN -- Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa dinamika di kawasan Timur Tengah, termasuk pengelolaan Selat Hormuz, tidak akan pernah sama lagi menyusul perang dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Namun Araghchi juga menegaskan, bahwa Teheran akan menyambut baik "setiap rencana keamanan yang berasal dari kawasan itu sendiri.”

"Perang saat ini telah mengubah segalanya. Kita harus mengakui bahwa realitas-realitas baru telah muncul," ujar Araghchi dalam pidatonya di Kementerian Luar Negeri Iran, sebagaimana dikutip oleh Press TV pada Ahad (25/10/2026).

Baca Juga
  • Gerindra Cermati Isu Dino Patti Djalal Temui Dubes Singapura
  • Bantah Isu Kunjungan Dino Patti Djalal dan Saiful Mujani, Kedubes Singapura: Disinformasi
  • Indonesia Kurangi Ekspor Gas, Singapura Cari Alternatif Pasokan LNG

"Jalur pelayaran melalui Selat Hormuz tidak akan lagi sama seperti sebelumnya, begitu pula cara pengelolaan selat tersebut tidak akan sama seperti di masa lalu," ujarnya, menambahkan.

Teheran dan Washington masih berselisih mengenai kendali atas jalur perairan strategis tersebut sejak perang antara Iran melawan AS-Israel meletus pada Februari lalu. Kendati Teheran bersikeras mempertahankan otoritasnya dalam mengatur lalu lintas pelayaran di selat itu, Washington menuntut pemberlakuan kebebasan navigasi tanpa batasan.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Sebelumnya, kedua negara sempat meneken kesepakatan sementara pada Juni guna meredakan konflik. Namun, perundingan diplomatik saat ini kembali mengalami jalan buntu di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua belah pihak.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara, Anadolu
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tim SAR Evakuasi Jenazah Perempuan Diduga WNA di Pantai Nyang Nyang Bali, Identitas Korban Masih Misterius
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Jalan Penghubung Dua Desa di Magetan Tertutup Longsor
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pacu Ekonomi Kreatif Daerah, Menekraf Siap Gandeng ICCN
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Vivo Y100 5G vs Samsung Galaxy A25 5G, Hp Mana yang Lebih Menguntungkan untuk Dipakai hingga 5 Tahun ke Depan?
• 17 jam laluviva.co.id
thumb
Obama Kecam Trump Soal Perang Iran dan Korupsi: Cukup Sudah!
• 13 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.