Survei Voxpol Center: 95,1 Persen Rakyat Dukung Program Sekolah Gratis SD-Kuliah, Pemerintah Tinggal Masifkan Sosialisasi

tvonenews.com
1 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com, Jakarta – Hasil Survei Nasional Voxpol Center Research and Consulting periode 3–12 Oktober 2026 menunjukkan dukungan publik yang sangat masif terhadap program prioritas pemerintah, yakni Program Sekolah Gratis dari jenjang SD hingga Perkuliah (PTN).

Berdasarkan data survei, sebanyak 95,1 persen responden menyatakan setuju, sementara 92,3 persen menilai program tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat luas.

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago, dalam rilis survei yang bertajuk “Evaluasi Kinerja Pemerintah 2 Tahun || Program Prioritas dan Isu Aktual”.

"Program Sekolah Gratis SD-Kuliah mendapat dukungan publik yang sangat kuat. Namun pemerintah harus lebih gencar memperluas sosialisasi karena masih ada 25,1 persen responden yang belum mengetahui program ini,” ujar Pangi Syarwi dikutip Minggu (25/1/2026).

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Baru Putus Rantai Kemiskinan, Program Pendidikan Gratis Presiden Prabowo Mulai Perkuat Pembinaan Siswa
Sumber :
  • undefined

Tingkat Pengetahuan Publik Capai 74,9 Persen

Dalam rincian data Voxpol, tingkat pengetahuan masyarakat secara umum terhadap keunggulan Program Sekolah Gratis SD-Kuliah menyentuh angka 74,9 persen (tahu), berbanding 25,1 persen yang mengaku belum mengetahui.

Kendati demikian, dari kelompok masyarakat yang sudah mengetahui program ini, tingkat penerimaannya hampir mutlak:

- Persetujuan Publik: 95,1 persen setuju vs 4,9 persen tidak setuju.

- Penilaian Manfaat: 92,3 persen menilai bermanfaat vs 7,8 persen menilai tidak bermanfaat.

Ilustrasi Sekolah Rakyat.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Aldi Herlanda

Pangi menekankan bahwa realisasi pendidikan gratis merata ini merupakan salah satu sorotan utama dalam evaluasi kinerja dua tahun perjalanan kabinet pemerintahan, di mana publik menagih realisasi janji-janji "super premium" pro-rakyat.

Survei nasional ini melibatkan 1.200 responden yang dipilih melalui metode multi-stage random sampling dengan wawancara tatap muka langsung di 38 provinsi di seluruh Indonesia.

Pengambilan sampel tersebut memiliki margin of error sebesar ±2,83 persen pada tingkat kepercayaan mencapai 95 persen, sehingga mencerminkan potret objektif aspirasi publik secara komprehensif.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Akses Jalan hingga Air Bersih Jadi Perhatian dalam Pembangunan Perbatasan Rote Ndao
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Gempa Dangkal M 4,7 Guncang Aceh Tamiang, Berpuasat di Darat
• 7 jam lalurctiplus.com
thumb
Ibu dan Anak Hilang di Madiun Diduga Dibunuh Suami Siri, Polisi Buru Pelaku
• 11 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Demi Efisiensi, Tri Tito Karnavian Gabungkan Rapat Tiga Lembaga
• 7 jam laluliputan6.com
thumb
FULL! Gibran Jadi Beban Prabowo? Ini Kata Ray rangkuti David Pajung | KOMPAS PETANG
• 2 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.