KOMPAS.TV – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan kembali menyerang Iran melalui operasi militer skala kecil yang disebut sebagai Epic Fury jika Teheran tidak kunjung menerima kesepakatan untuk mengakhiri konflik.
Trump menyatakan, serangan dapat dilancarkan sewaktu-waktu apabila Iran tidak bersedia berunding. Ia juga menyinggung Operasi Midnight Hammer yang disebutnya telah menghancurkan kapasitas pengayaan nuklir Iran.
Menanggapi ancaman tersebut, Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf menegaskan bahwa Iran tidak gentar dan siap merespons keras setiap serangan Amerika Serikat maupun Israel.
Masa depan stabilitas kawasan Teluk kini bergantung pada upaya kedua negara mencapai kesepakatan atau justru terjerumus ke dalam konflik berkepanjangan.
Kita akan bahas bersama Hikmahanto Juwana, Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia.
#donaldtrump #iran #amerika #epicfury #konfliktimurtengah #kompastv
Baca Juga: Iran Sebut Pengelolaan Selat Hormuz Tak Akan Sama Usai Perang
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Fauzan-Alhazmi
Sumber : Kompas TV
- dialog
- prabowo
- karhutla
- prabowogibran
- kebakaranhutan
- sidangkabinet





