SEMA UGM Surati Sekjen ASEAN, Desak Evaluasi Kepatuhan Indonesia Soal Kabut Asap Karhutla

republika.co.id
17 jam lalu
Cover Berita

SLEMAN -- Serikat Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (SEMA UGM) menyurati Sekretaris Jenderal ASEAN, Kao Kim Hourn, untuk mendesak evaluasi independen dan terbuka terhadap kepatuhan Indonesia dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu kabut asap lintas negara. Surat terbuka bertanggal 16 Oktober 2026 itu menyoroti krisis karhutla yang disebut telah berlangsung selama sekitar empat bulan di sejumlah wilayah Kalimantan.

Ketua SEMA UGM, Mesa Syafitra, membagikan salinan surat tersebut kepada wartawan. Dalam suratnya, SEMA UGM menyoroti dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat, akses pendidikan anak-anak, serta pemenuhan hak warga atas udara bersih.

Baca Juga
  • Hutan Wakaf Bisa Cegah Karhutla Sekaligus Jadi Sumber Penghasilan Warga
  • Menjalani Hari di Tengah Kabut Asap Karhutla
  • Pemprov Jabar Kerahkan Heli Water Bombing dan 500 Personil untuk Padamkan Karhutla Gunung Ciremai
"Pernyataan diplomatik semata tidak akan mampu menghilangkan kabut asap," tulis Mesa dalam surat terbuka tersebut, Senin (19/10/2026).

SEMA UGM menilai dampak kebakaran tidak hanya dirasakan masyarakat di dalam negeri, tetapi juga berpotensi meluas ke negara-negara tetangga akibat pencemaran asap lintas batas. Karenanya, mereka meminta ASEAN melakukan penilaian independen terhadap kepatuhan Indonesia pada ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution, yakni persetujuan regional untuk menangani pencemaran asap lintas batas.

.rec-desc {padding: 7px !important;} Menurut SEMA UGM, persetujuan tersebut mencakup kewajiban negara pihak untuk memantau wilayah rawan kebakaran, mengambil tindakan pengendalian, mencegah pencemaran asap lintas batas, mengendalikan pembakaran terbuka, serta bertukar informasi dan bekerja sama dalam mitigasi kebakaran. SEMA UGM menilai evaluasi tersebut diperlukan untuk memastikan komitmen regional tidak berhenti pada laporan administratif, tetapi juga tercermin dalam upaya pengendalian kebakaran dan perlindungan masyarakat terdampak.

"Kami mendesak ASEAN untuk melampaui diplomasi tertutup dengan melakukan penilaian secara independen terhadap kepatuhan Indonesia pada Persetujuan ASEAN tentang Pencemaran Asap Lintas Batas," demikian isi surat tersebut.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Yogya (@republikayogya)

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Baznas RI Perkuat Ketahanan Keluarga Indonesia Lewat 13 Program Unggulan, Gandeng Wanita Syarikat Islam
• 7 jam lalupantau.com
thumb
Yunani Larang Anak di Bawah 15 Tahun Pakai Media Sosial Mulai 2027
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Bukan Antonio Conte, 2 Pelatih yang Difavoritkan Gantikan Michael Carrick di Manchester United Terungkap
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Kepulauan Ogasawara Jepang, Pusat Gempa Berada di Kedalaman 470 Kilometer
• 22 jam lalupantau.com
thumb
BP Batam Gelar Operasi Modifikasi Cuaca Mulai 26 Oktober 2026 untuk Tingkatkan Hujan dan Jaga Pasokan Air Bersih
• 23 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.