Jakarta: Inter Milan melanjutkan catatan tak terkalahkan setelah melakukan comeback dramatis 2-1 atas Fiorentina pada giornata kedelapan Liga Italia 2026/2027 di Stadion Giuseppe Meazza pada Minggu, 25 Oktober 2026. Inter Milan baru menguci kemenangan saat masa injury time.
Sempat tertinggal lebih dulu, Nerazzurri mencetak dua gol pada injury time melalui Marcus Thuram dan Piotr Zielinski untuk membalikkan keadaan. Fiorentina unggul lebih dahulu melalui Alejandro Jimenez.
Hasil ini memperpanjang catatan tidak terkalahkan Inter di Liga Italia sekaligus mengukuhkan posisi mereka di puncak klasemen sementara.
Tim asuhan Cristian Chivu mengoleksi 22 poin dari delapan pertandingan, unggul selisih gol atas Lazio yang memiliki jumlah poin sama. Sebaliknya, Fiorentina semakin terpuruk dengan menempati peringkat ke-18 dengan koleksi empat poin, demikian laman resmi legaseriea seperti dilansir dari Antara.
Inter langsung berusaha mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Namun, pertahanan disiplin Fiorentina membuat tuan rumah kesulitan menciptakan peluang berbahaya.
Peluang pertama Inter yang benar-benar mengancam hadir setelah pertandingan berjalan lebih dari 30 menit. Umpan silang dari sisi kanan disambut sundulan Pio Esposito di dalam kotak penalti, yang masih berhasil ditepis kiper Fiorentina, David de Gea.
Inter kembali mengancam melalui Marcus Thuram yang menusuk ke kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras. De Gea kembali melakukan penyelamatan untuk menjaga gawangnya tetap aman.
Hingga babak pertama berakhir, kedua tim gagal mencetak gol dan skor tetap 0-0.
Baca Juga :
Update Klasemen Liga Italia: Juventus Tertahan, Inter Masih di Puncak
Inter kembali menekan selepas jeda. Carlos Augusto mengirimkan umpan silang matang dari sisi kiri yang disambut tembakan Thuram, yang kembali ditepis De Gea.
Fiorentina justru memecah kebuntuan pada menit ke-65. Alejandro Jimenez melepaskan tembakan melengkung menggunakan kaki kanan yang melewati hadangan Augusto sebelum bersarang di sudut atas gawang Inter. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan tim tamu.
Tertinggal satu gol, Inter meningkatkan tekanan untuk mengejar ketertinggalan. Thuram sempat mengklaim penalti setelah terjatuh di kotak terlarang, tetapi wasit memutuskan pertandingan tetap berlanjut.
Inter kembali mengancam melalui sundulan Thuram yang berhasil ditangkap De Gea. Tembakan bebas Hakan Calhanoglu yang diteruskan dengan sundulan Augusto juga belum menemui sasaran.
Fiorentina sempat mendapatkan peluang melalui serangan balik yang diakhiri tembakan melengkung Gnonto, tetapi berhasil dimentahkan kiper Inter, Ivan Provedel.
Inter Milan. Foto- ANTARA FOTO/Alberto Lingria/Xinhua
Memasuki masa injury time, Inter akhirnya menyamakan kedudukan. Serangan dari sisi kanan diakhiri Andy Diouf dengan sodoran pendek di dalam kotak penalti. Thuram menyambut bola dengan tembakan mendatar yang sempat membentur tiang sebelum masuk ke gawang Fiorentina.
Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-1 dan membangkitkan harapan Inter untuk meraih kemenangan.
Drama berlanjut ketika Victor Valdepenas menarik kaus Thuram di dalam kotak penalti. Wasit menunjuk titik putih untuk Inter.
Piotr Zielinski maju sebagai eksekutor dan melepaskan tembakan keras yang gagal dihentikan De Gea, meskipun kiper Fiorentina itu mampu membaca arah bola. Gol tersebut memastikan Inter membalikkan keadaan menjadi 2-1.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah. Inter mengamankan tiga poin setelah melakukan comeback dramatis pada penghujung pertandingan.
Susunan Pemain
Inter Milan (3-5-2): Ivan Provedel; Akanji, Barella, Bastoni (Dimarco 78'), Yann Bisseck; Hakan Calhanoglu (Zielinski 78'), Carlos Augusto, Andy Diouf, Pio Esposito (Bonny 64'), Mkhitaryan (Sucic 78'); Marcus Thuram.
Fiorentina (4-3-3): David de Gea; Marco Brescianni, Radu Dragusin, Nicolo Fagioli, Alejandro Jimenez (Dodo 75'); Franco Mastantuono (Gnonto 75'), Cher Ndour, Eybi Njie, Mateo Pellegrino, Marin Pongracic (Viery 49'); Victor Valdepenas.




