Belum Berakhir Perang Houthi vs Arab Saudi

detik.com
7 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Perang antara kelompok Houthi dan Kerajaan Arab Saudi masih berlanjut. Ketegangan terus meningkat dengan saling melancarkan serangan rudal.

Dilansir AFP, Sabtu (24/10/2026), pasukan Arab Saudi melancarkan serangan udara ke ibu kota Yaman, Sanaa. Wilayah itu disebut menjadi salah satu markas pasukan Houthi.

Selain di Sanaa, militer Saudi juga melancarkan serangan udara ke Kota Mocha. Total ada 20 serangan yang terjadi di kota tersebut.

Saluran media Houthi, Al-Masirah, melaporkan serangkaian serangan udara yang menyasar Sanaa. Salah satu serangan menghantam sebuah rumah dan menewaskan sedikitnya tiga orang serta melukai beberapa lainnya.

Baca juga: Houthi Warning Bandara Riyadh Tak Aman, Tetap Jadi Target Serangan

16 Orang Tewas

Dilansir AFP, total 16 orang tewas di Yaman akibat serangan Saudi tersebut. Salah satu serangan menghantam sebuah rumah dan menewaskan sedikitnya empat orang serta melukai beberapa lainnya.

Media tersebut juga melaporkan serangan terpisah terhadap bangunan tempat tinggal pekerja pabrik semen di wilayah Sanaa. Serangan itu menewaskan enam perempuan dan satu anak serta melukai tiga orang lainnya.

Selain itu, lima orang dilaporkan tewas akibat serangan terhadap rumah mereka di Kota Hodeida, Yaman bagian barat. Houthi menuding Arab Saudi sebagai pelakunya.

Baca juga: Arab Saudi Kirim Rudal ke Markas Houthi di Yaman, 16 Orang Tewas
Houthi Serang Aden

Sebagai balasan, Houthi menyatakan telah menyerang Kota Aden di Yaman bagian selatan pada Sabtu (24/10) malam. Kota tersebut menjadi pusat pemerintahan sementara yang didukung Arab Saudi.

Koalisi pimpinan Arab Saudi menyatakan pada Sabtu bahwa mereka telah mencegat dua rudal yang menargetkan Kota Taif dan Yanbu di wilayah barat Arab Saudi. Tak lama kemudian, terdengar ledakan di Aden, lokasi pemerintahan yang didukung Riyadh dalam perang saudara yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Kelompok Houthi mengaku bertanggung jawab atas serangan di Aden. Mereka menyatakan menargetkan pangkalan angkatan laut dan kamp militer yang diawasi oleh pasukan Arab Saudi.

"Angkatan bersenjata kami menargetkan konsentrasi musuh Saudi di kamp yang disebut Al-Nasr serta pangkalan angkatan laut di Aden," ujar juru bicara militer Houthi, Yahya Saree.

Menurut kantor berita Saba, Kementerian Dalam Negeri pemerintah Yaman menyatakan serangan tersebut menghantam markas besar penjaga pantai dan satu bangunan lain milik mereka di lokasi berbeda. Namun, kementerian itu tidak menyebutkan adanya serangan di pangkalan dekat bandara.




(aik/aik)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Razia Tes Urine di Rumah Kos Wilayah Dupak, Empat Orang Positif
• 20 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kapolri Bakal Tindak Tegas Polisi yang Terlibat Kasus Narkoba
• 4 jam lalurctiplus.com
thumb
Tema dan Logo Hari Sumpah Pemuda 2026 Resmi Kemenpora Lengkap Maknanya
• 6 jam laludisway.id
thumb
Cara Mengajukan Diri Dapat Bansos Digital: Target 48 Juta KK 2026
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pramono Respons Pelari Jakarta Running Festival Terobos Pembatas
• 23 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.