The Fed Diprediksi Tahan Suku Bunga Pekan Ini Meski Inflasi Tinggi

idxchannel.com
8 jam lalu
Cover Berita

Federal Reserve (The Fed) akan menggelar pertemuan suku bunga pekan ini, di tengah tekanan inflasi yang tak kunjung reda.

The Fed Diprediksi Tahan Suku Bunga Pekan Ini Meski Inflasi Tinggi. (Foto: AP)

IDXChannel - Federal Reserve (The Fed) akan menggelar pertemuan suku bunga pekan ini, di tengah tekanan inflasi yang tak kunjung reda.

Dilansir dari Yahoo Finance pada Senin (26/10/2026), pasar secara luas memperkirakan bank sentral akan mempertahankan suku bunga meski inflasi memanas.

Baca Juga:
Harga Emas Dunia Jatuh 4 Persen Sepekan, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga The Fed

The Fed akan menggelar pertemuan kebijakan pada 27-28 Oktober, hanya beberapa hari sebelum pemilihan paruh waktu di Amerika Serikat (AS).

Menurut mantan wakil ketua The Fed Alan Blinder, bank sentral diperkirakan mempertahankan suku bunga sembari mengisyaratkan kebijakan yang hawkish di masa mendatang. 

Baca Juga:
IHSG Pekan Depan Diproyeksi Bergerak Terbatas, Pasar Cermati The Fed dan Kinerja Perbankan

"Akan ada jeda yang hawkish," kata Blinder.

"Ini adalah waktu yang tepat untuk mengisyaratkan bahwa mereka sedang menunda kenaikan suku bunga sekarang, tetapi mereka siap untuk menaikkannya lagi dan bahkan memberikan petunjuk bahwa kenaikan suku bunga selanjutnya akan terjadi di pertemuan berikutnya," ujarnya.

Baca Juga:
Wall Street Pekan Depan: Laporan Laba Emiten dan Rapat The Fed Akan Uji Reli Pasar

Inflasi AS kembali meningkat pada September. Indeks Harga Konsumen (CPI) meningkat menjadi 3,7 persen dari tahun sebelumnya. CPI inti, yang tidak termasuk makanan dan energi, naik menjadi 2,6 persen, sementara harga grosir melonjak lebih dari 6,0 persen, dan indikator inflasi yang dipantau The Fed, indeks Pengeluaran Konsumsi Pribadi inti, diproyeksikan melampaui 3,0 persen.

Dalam beberapa pernyataannya sebelum pertemuan kebijakan minggu ini, banyak pengamat berpendapat bahwa Ketua The Fed Kevin Warsh secara tidak langsung mendukung apa yang dikatakan oleh Wakil Ketua The Fed Philip Jefferson dan Presiden The Fed New York John Williams: bahwa meskipun laporan inflasi menunjukkan angka yang tinggi, mereka memerlukan lebih banyak waktu untuk meninjau data tersebut sambil mempertimbangkan prospek kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Setelah menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga tahun pada September, risalah pertemuan tersebut menyebutkan bahwa sebagian besar pembuat kebijakan The Fed merasa kenaikan suku bunga selanjutnya kemungkinan akan tepat dilakukan sebelum akhir tahun. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pengguna KRL Jabodetabek Tembus 349,31 Juta pada 2025
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
Penegakan Hukum terkait Karhutla Tak Boleh Terkendala Kepentingan Asing
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Menteri PPPA tanggai kekerasan anak di lift oleh WNI saat di Malaysia
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Komunitas PS.ID Gandeng Satlantas Polri untuk Kikis Stigma Arogan di Jalan
• 5 jam lalumedcom.id
thumb
Megawati Sentil Kaum Intelektual: Pintar Saja Tak Cukup, Anak Muda Harus Berani Melawan Ketidakadilan
• 19 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.