BEI Pastikan FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Modal RI

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menggelar pertemuan dengan FTSE Russell pada Jumat, 23 Oktober 2026. Hasilnya, BEI memastikan FTSE tetap mempertahankan status pasar modal Indonesia di Secondary Emerging Market.

"FTSE menegaskan di dalam report mereka pada 6 Oktober secara jelas sudah disampaikan, FTSE menetapkan Indonesia di Secondary Emerging Market," kata Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, 26 Oktober 2026.

Tak hanya mempertahankan status Indonesia, Jeffrey menyebut, FTSE tidak memasukan Indonesia dalam daftar pantauan (watchlist) reklasifikasi status. Langkah ini menurut dia merupakan bentuk apresiasi FTSE atas reformasi yang dilakukan BEI.

"Indonesia tidak dimasukkan ke dalam watchlist dan tentu itu adalah konfirmasi yang sangat kuat, yang disampaikan oleh FTSE dan apresiasi yang diberikan atas reformasi yang kita lakukan," jelas dia.

Baca Juga :

OJK Tegaskan Reformasi Integritas Pasar Modal Bukan Semata Respons MSCI

(Ilustrasi. Foto: Dok MI) Reformasi bursa dalam 3 aspek Dalam pertemuan itu, ia mengungkapkan, BEI menjelaskan terkait progress reformasi yang telah dilakukan. Ia mengatakan, laporan ini sudah dilakukan kepada para penyedia indeks provider global secara berkala.

"Reform yang telah dilakukan pasar modal Indonesia dalam tiga kelompok, kelompok transparansi, kelompok likuiditas, dan kelompok surveillance (pengawasan)," kata dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Berkali-Kali Sidang Sendiri, dr. Tifa: Seperti Nonton Konser Artisnya Tak Datang
• 12 menit laluwartaekonomi.co.id
thumb
Komisi XI DPR Respons Prabowo soal MSCI, Sebut Ekonomi RI dari Kekuatan Rakyat
• 20 jam laludetik.com
thumb
AS Blokir Dashcam dan Perangkat Video dengan Chip Buatan Anak Usaha Huawei
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Gempa Dangkal M 4,7 Guncang Aceh Tamiang, Berpuasat di Darat
• 23 jam lalurctiplus.com
thumb
Penyerangan di Pasar Caringin Bandung, 2 Orang Tewas
• 8 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.