Dedi Mulyadi Tegur Bupati yang Jarang Blusukan, Sang Gubernur Beri Pesan Menohok: Jangan Jadi Bupati Kantoran

grid.id
5 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tegur bupati yang jarang blusukan. Tak hanya itu, Dedi juga melarang para bupati hanya bekerja di kantor saja.

Pesan menohok itu disampaikan Dedi saat melantik Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja baru-baru ini. Asep dilantik untuk sisa masa jabatan 2025–2030 di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (23/10/2026).

Saat melantik Bupati Bekasi itu, Dedi memberi pesan tak terduga. Tak hanya kepada Bupati Bekasi, pesan itu ditujukan untuk semua para pemangku jabatan.

Dilansir dari unggahan akun Instagram @dedimulyadi71, Dedi Mulyadi tegur bupati yang jarang blusukan. Ia juga menyentil bupati yang hanya tinggal di kantor sepanjang hari.

Menurut Dedi, menjadi bupati harus bekerja totalitas. Ia bahkan meminta para bupati kerap blusukan menemui warga, berjalan di gang-gang untuk mencari dan menyelesaikan masalah.

"Ngapain jadi bupati tinggal di kantor, jam 5 bupati harus udah ngeluyur pakai motor, masuk ke gang-gang periksain gang gang."

"Cek lurah-lurah, cek kelurahan layanannya sudah jalan belum, cek, masih dipungut duit atau tidak, muter," ujar Dedi.

Bukan itu saja, Dedi juga meminta agar para bupati tak gengsi turun ke sawah, pabrik maupun selokan, daripada hanya menerima tamu di kantor.

"Saya minta kepada Bupati Bekasi, jangan jadi Bupati kantoran harus jadi bupati selokan, bupati sawah, bupati trotoar, muter sampa rumah jam 10, karena pak bupati bukan milik istri milik rakyat Bekasi," ujarnya.

"Ikutin gaya saya, bebas. Ngapain jadi bupati di kantor terus, mau terima tamu, setiap tamu satu jam? Habis waktu anda."

 

"Ini sudah era digital ngapain, pilih staf yang pinter, gaji yang gede," ujarnya.

Dedi Mulyadi tegur bupati yang jarang blusukan, netizen ramai memberi komentar. Banyak yang setuju dengan pendapat Dedi tersebut.

"Omelin paaakk omeliiiiinnnnn," tulis akun @rac***.

"Nah ini keren memang seharusnya begitu pejabat itu melayani rakyat ngurus wilayah bukan malah jadi tukang duduk - duduk di kantor dan sekalinya ke lapangan ribet birokrasi dan protokoler.. Mantap Pa Gubernur gaskeun," tambah akun @kop***.

"Jadi pemimpin itu berat loh, baik" kalian yang jadi pemimpin dalam mengemban amanah," tambah akun @jad***.

Tugas Baru Dedi Mulyadi untuk Bupati Bekasi

Selain memberi pesan menohok, Dedi juga memberi tugas baru untuk Bupati Bekasi. Dedi meminta Pemkab Bekasi segera membelanjakan dana sebesar Rp 1 triliun yang masih mengendap di kas daerah.

"Hari ini di Kasda Bekasi masih ada Rp 1 triliun. Uang dari masyarakat tadi disimpan di BJB, habis itu tidak dibelanjain," kata Dedi, dikutip dari Antara.

"Ngapain dikumpulin tidak dibelanjain? Kan ini duit negara. Duit negara harus cepat balik ke rakyat," sambungnya.

"Maka saya minta kepada dr. Asep sebagai bupati, pimpin seluruh Organisasi Perangkat Daerah di Bekasi, tingkatkan layanan masyarakatnya, perbanyak belanja infrastrukturnya," pungkasnya. (*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Operasi Patuh Jaya 2026 Digelar 14 Hari, 2.938 Personel Dikerahkan
• 3 jam laluokezone.com
thumb
United Tractors Elektrifikasi Alat Berat, Uji Komatsu Hybrid di Tambang INDY
• 1 jam lalukatadata.co.id
thumb
BCA Bantu UMKM Kantongi Sertifikat Halal untuk Perluas Pasar
• 2 jam lalurepublika.co.id
thumb
Houthi Klaim Serang Bandara Riyadh dan Dua Pangkalan Militer Saudi
• 1 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Jawaban Lengkap Menhaj soal Pengangkatan Anaknya Jadi Tenaga Ahli dan Awal Pembentukan Kemenhaj
• 18 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.