Dirut BEI Sebut FTSE Russell Tetap Pertahankan RI di Secondary Emerging Market

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan hasil pertemuannya dengan FTSE Russell pada Jumat (23/10).

Dalam pertemuan itu, FTSE Russell tetap mempertahankan Indonesia dalam kategori Secondary Emerging Market dan tidak memasukkan pasar modal Indonesia ke dalam daftar pantau (Watch List).

Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengatakan pertemuan daring itu merupakan agenda rutin BEI dengan penyedia indeks global seperti FTSE Russell. BEI memaparkan perkembangan reformasi pasar modal Indonesia dalam pertemuan tersebut.

“Kami menyampaikan update atas reform yang telah dilakukan oleh pasar modal Indonesia,” ujar Jeffrey dalam konferensi pers Update Pasar Modal Indonesia bersama perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di BEI, Jakarta, Senin (26/10).

Menurut Jeffrey, reformasi itu mencakup tiga area utama yakni transparansi, likuiditas, dan pengawasan. Ia menyebut FTSE Russell mengapresiasi langkah BEI.

“Ini merupakan konfirmasi yang sangat kuat dari FTSE dan apresiasi yang diberikan atas reformasi yang kita lakukan,” pungkas Jeffrey.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Video: Jurus KAI Logistik Penuhi Kebutuhan Angkutan Logistik Halal
• 12 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
BNPB Pelajari Laporan dan Kronologi Gugurnya 6 Petugas Karhutla Bromo
• 15 jam lalurctiplus.com
thumb
Video: Banyak Impor Kelapa Mentah, RI Wajib Dorong Hilirisasi Kelapa
• 12 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pramono Optimistis Konser Kanye West hingga JRF Bisa Dongkrak Ekonomi Jakarta 
• 20 jam lalukatadata.co.id
thumb
Bukan Sekadar Lari, Dimas Seto Hadirkan Aksi Pasang Kaki Palsu di Panggung Run For Humanity Tangsel
• 17 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.