Duka Mendalam Keluarga Bobotoh 16 Tahun, Tangis Sang Kakak Pecah di Rumah Sakit

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Kabar duka menyelimuti keluarga ARK (16), seorang suporter Persib Bandung atau Bobotoh asal Bogor yang meninggal dunia setelah menonton pertandingan di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (25/10/2026).

Kesedihan mendalam terlihat saat keluarga dan kerabat mendatangi rumah sakit untuk melihat kondisi terakhir remaja yang masih duduk di bangku kelas 1 SMA tersebut. 

Tangis sang kakak pun pecah saat harus menghadapi kenyataan kehilangan adiknya.

Momen haru itu menjadi perhatian publik setelah sebuah video beredar di media sosial. 

Rekaman tersebut memperlihatkan sang kakak bersama sejumlah kerabat berada di area rumah sakit dalam suasana duka.

Tangis Sang Kakak Pecah di Rumah Sakit

Dilansir dari unggahan akun Instagram @tapakbogor, video bertajuk "Pilu! Tangis Kakak Pecah usai Sang Adik Harus Kehilangan Nyawa di Bogor" memperlihatkan suasana duka keluarga ARK.

Dalam rekaman tersebut, sang kakak terlihat menangis di depan dua kerabat lainnya.

Kesedihan itu menyelimuti keluarga setelah ARK meninggal dunia dalam peristiwa yang terjadi seusai pertandingan Persib Bandung di Stadion Pakansari.

Berdasarkan informasi yang beredar, ARK merupakan remaja berusia 16 tahun yang berasal dari Bogor. 

Kepergiannya meninggalkan duka bagi keluarga dan menjadi perhatian di kalangan masyarakat serta sesama pendukung Persib Bandung.

Unggahan duka juga dibagikan oleh akun Instagram @cibinongviral. 

Dalam unggahan tersebut, disampaikan belasungkawa atas meninggalnya ARK, disertai doa agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan.

ARK Ditemukan di Jalan Raya Jakarta–Bogor

Sebelum kabar duka tersebut menyebar, ARK dilaporkan ditemukan tergeletak di pinggir Jalan Raya Jakarta–Bogor dalam kondisi bersimbah darah setelah menonton pertandingan Persib Bandung melawan Garudayaksa FC di Stadion Pakansari, Minggu (25/10/2026).

Remaja tersebut kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan. Namun, ARK akhirnya meninggal dunia.

Hingga kini, penyebab pasti kematian ARK belum diketahui secara pasti. 

Pihak kepolisian masih mendalami peristiwa tersebut, termasuk memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap kronologi kejadian.

Karena itu, dugaan mengenai penyebab kematian korban masih perlu menunggu hasil pemeriksaan dan keterangan resmi dari pihak berwenang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pria di Bangkalan Ngaku Jadi “Imam Mahdi”, Peras Belasan Korban hingg Rp1,3 M
• 19 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Pengemudi Ojol Korban Kecelakaan di Panglima Polim Terima Jaminan Perawatan dari Jasa Raharja
• 17 jam lalujpnn.com
thumb
Hotspot Karhutla di Sumsel Naik, Kemenhut: Kalteng, Kalbar, dan Jambi Turun
• 19 jam lalurctiplus.com
thumb
DPR Puji Penangkapan Mafia BBM di Riau, Desak Polisi Usut hingga Bandarnya
• 21 jam laluokezone.com
thumb
Para Gen Z Penjaga Satwa, Menapaki Jalan di Lembaga Konservasi
• 9 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.