Pemerintah Berdayakan Petani Transmigrasi Pasok Sayur ke Dapur MBG

rctiplus.com
4 jam lalu
Cover Berita
Pemerintah Berdayakan Petani Transmigrasi Pasok Sayur ke Dapur MBGNasional | okezone | Senin, 26 Oktober 2026 - 10:42Dengarkan Berita

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto beberapa waktu lalu menegaskan pentingnya pasokan pangan yang berkelanjutan. Menurutnya, tidak mungkin suatu negara bertahan survive tanpa produksi pangan yang lancar, yang aman, yang berkesinambungan.

Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara pun meminta agar pengembangan usaha di kawasan transmigrasi berorientasi pada pasar dan peningkatan pendapatan warga.

“Jangan hanya melihat apa yang bisa dibuat, tetapi juga siapa yang akan membeli dan bagaimana produk tersebut dapat meningkatkan pendapatan masyarakat,” kata Iftitah, dikutip, Senin (26/10/2026).

Menanggapi hal tersebut, Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 1 IPB University menjajaki kerja sama pasokan sayuran ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pulau Besar agar hasil pertanian warga memiliki peluang pembeli yang lebih pasti.

Pemerintah menggandeng petani di Kawasan Transmigrasi Batu Betumpang, Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung membuka peluang pasar baru untuk sayuran hasil panen mereka. 

Baca Juga:Kenangan SBY dengan Guruh Soekarnoputra: Bukan Politik tapi Seni dan Budaya

Sebelumnya, akses pasar dan harga yang tidak menentu menjadi tantangan bagi petani. Pendampingan TEP membuka kesempatan bagi mereka untuk belajar menyiapkan hasil panen sesuai kebutuhan pembeli.

Ketua TEP IPB University, Suprehatin, mengatakan, petani perlu memahami kebutuhan pasar, mulai dari jenis sayuran, kualitas, jumlah hingga jadwal pengiriman. Karena itu, kegiatan pendampingan tidak hanya mengajarkan budidaya, tetapi juga cara menyortir, memilah berdasarkan kualitas, dan mengemas hasil panen.

“Transisi pertanian tidak cukup berhenti pada bagaimana petani menghasilkan produk yang lebih baik. Kita juga perlu memastikan produk tersebut memiliki akses pasar,” ujar Suprehatin.

 

Kepala SPPG Pulau Besar, Ashari Ramalan,  menyambut positif peluang pasokan sayuran dari petani setempat untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

‘’Kami meminta petani berkoordinasi setidaknya satu minggu sebelum pengiriman agar jenis dan jumlah sayuran sesuai dengan kebutuhan SPPG. Tim juga menjajaki pedagang lokal sebagai pilihan pasar lainnya,’’ ujarnya.

#nasional

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Percepatan Pemumulihan Infrastruktur Dasar Pasca Bencana di Aceh | SAPA PAGI
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Pesaing Terdekat iPhone Duo Ini Justru Dibanderol Lebih Murah, Samsung Galaxy Z Fold8 Punya Spesifikasi Tak Kalah Gahar
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Jawaban Lengkap Menhaj soal Pengangkatan Anaknya Jadi Tenaga Ahli dan Awal Pembentukan Kemenhaj
• 19 jam laludisway.id
thumb
Arab Saudi Gempur Peluncur Rudal Houthi Usai Bandara Riyadh Diserang
• 1 jam laludetik.com
thumb
Main Kurang Efisien saat Hadapi Arema FC, Catatan Apik Dewa United Runtuh di Kanjuruhan
• 19 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.