Medcom.id berkesempatan mengunjungi fasilitas produksi Luxeed yang dirancang memiliki kapasitas hingga 300.000 kendaraan per tahun. Meski mengandalkan otomatisasi, pabrik ini tetap melibatkan tenaga manusia untuk mendukung kelancaran operasional dan proses manufaktur. Sehari Bisa Produksi 960 Unit Mobil Dalam operasional sehari-hari, fasilitas ini menerapkan dua shift kerja, masing-masing selama delapan jam. Dengan demikian, total waktu produksi mencapai 16 jam per hari, bukan beroperasi penuh selama 24 jam.
Lini produksi memiliki kecepatan sekitar 60 unit per jam. Jika berjalan sesuai kecepatan tersebut selama 16 jam, kapasitas teoritisnya mencapai 960 unit per hari. Namun, jumlah produksi aktual tetap bergantung pada kelancaran operasional dan kebutuhan produksi. Kombinasikan Robotik dengan Manusia Dimulai dari Area welding workshop atau area pengelasan bodi. Di bagian ini, ratusan robot bekerja menyambungkan komponen logam yang nantinya membentuk kerangka kendaraan.
Baca Juga :
Spesifikasi Luxeed Stormax: Mobil Listrik Sport bertenaga 460 kWMeski sebagian pekerjaan ditangani robot, sekitar 200 pekerja masih terlibat di bagian pengelasan. Mereka bekerja berdampingan dengan sistem robotik yang menangani pekerjaan berulang dengan tingkat presisi tinggi. Kombinasi tenaga manusia dan otomatisasi tersebut mendukung upaya pabrik menjaga kecepatan sekaligus konsistensi produksi.
Pemanfaatan robot berlanjut ke bagian perakitan. Robot pengangkat digunakan untuk memindahkan bodi kendaraan ketika proses penyatuan dengan komponen lain berlangsung. Pemasangan jok juga dibantu sistem robotik untuk memastikan komponen ditempatkan secara presisi.
Teknologi otomatisasi turut digunakan dalam pemasangan sunroof. Robot dilengkapi sistem pendeteksi posisi untuk memastikan komponen terpasang sesuai titik yang telah ditentukan. Proses tersebut membantu menjaga akurasi pemasangan sekaligus mengurangi potensi kesalahan selama perakitan.
Setelah pemasangan komponen utama, proses produksi berlanjut ke bagian bawah kendaraan. Ban dipasang sebelum tahapan penyelesaian sasis dan komponen terkait dilakukan sesuai urutan lini produksi. Setiap proses dirancang agar kendaraan dapat berpindah ke tahap berikutnya tanpa mengganggu alur kerja secara keseluruhan. Siap Ekspor ke Berbagai Negara Pabrik Luxeed juga disiapkan untuk memproduksi kendaraan dengan konfigurasi setir kanan guna memenuhi kebutuhan pasar ekspor. Kemampuan ini mendukung rencana ekspansi merek ke pasar internasional, termasuk negara yang menggunakan kendaraan dengan posisi setir di sebelah kanan.
Baca Juga :
Luxeed Siap Debut di Indonesia 2027, Bawa MPV Super Mewah!Fasilitas tersebut mendukung produksi sejumlah model Luxeed, antara lain sedan S7, SUV R7 dan RX, serta MPV V9. Sementara itu, dalam pengembangan portofolio kendaraan premiumnya, Luxeed juga memperkenalkan LLounge dan Stormax ke pasar global.
Beragam model tersebut membutuhkan proses perakitan yang dapat disesuaikan dengan karakteristik setiap kendaraan. Penggunaan teknologi manufaktur pintar menjadi salah satu pendekatan Luxeed untuk mendukung produksi berbagai model dalam satu fasilitas.
Luxeed dijadwalkan memasuki pasar Indonesia pada kuartal II-2027. Model LLounge menjadi salah satu kendaraan yang disorot untuk ekspansi awal merek tersebut ke Tanah Air.
Selain LLounge, Stormax juga berpotensi menjadi bagian dari pengembangan portofolio Luxeed di pasar internasional. Namun, belum ada kepastian mengenai kehadiran model tersebut di Indonesia.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
- URL Berhasil di Salin Intip Pabrik Luxeed di China, Setiap 1 Jam Hasilkan 60 Mobil Klik untuk baca: https://www.medcom.id/otomotif/mobil/VNxAypJb-intip-pabrik-luxeed-di-china-setiap-1-jam-hasilkan-60-mobil
(UDA)





