Jakarta, CNBC Indonesia - Gangguan penerbangan di Arab Saudi masih berlanjut meski Bandara Internasional King Khalid di Riyadh mulai kembali beroperasi. Sedikitnya 20 maskapai internasional masih membatalkan atau membatasi layanan penerbangan ke sejumlah kota di negara tersebut.
Pembatalan penerbangan terjadi di tengah meningkatnya ketegangan kawasan dan serangan kelompok Houthi dari Yaman. Bandara Internasional King Khalid sebelumnya sempat ditutup akibat situasi keamanan. Namun, bandara tersebut mulai membuka kembali sebagian operasionalnya pada Minggu (25/10/2026).
Terminal 1 kini digunakan untuk penerbangan domestik, sementara Terminal 2 melayani penerbangan internasional. Meski demikian, pembukaan kembali bandara belum membuat seluruh layanan penerbangan kembali normal.
Sejumlah maskapai bahkan memperpanjang penghentian penerbangan hingga November 2026. Beberapa di antaranya juga menunda layanan hingga awal 2027.
Etihad Airways, misalnya, memperpanjang pembatalan penerbangan dari Abu Dhabi menuju Riyadh, Dammam, dan Jeddah hingga 5 November 2026.
Sementara itu, Emirates dijadwalkan kembali melayani penerbangan Dubai menuju Jeddah mulai 30 Oktober 2026. Namun, layanan ke Riyadh dan Dammam baru direncanakan kembali beroperasi pada 8 November 2026.
- RI Beli Hotel Kapasitas 1.461 Kamar di Mekkah, Intip Fasilitasnya
- Modus Penipuan Baru: Korban Disuruh Beli Emas dan Simpan di Hutan
Maskapai berbiaya rendah Flydubai juga membatalkan penerbangan ke Riyadh, Dammam, dan Abha hingga 29 Oktober, sebelum menjadwalkan kembali penerbangan mulai 30 Oktober.
Di sisi lain, Cathay Pacific menjadi salah satu maskapai yang menghentikan layanan dalam jangka waktu cukup panjang. Maskapai asal Hong Kong itu memperpanjang penangguhan penerbangan ke Riyadh hingga 31 Januari 2027.
Daftar Maskapai yang Batalkan Penerbangan ke Arab Saudi
Mengutip The National, Senin (26/10/2026), berikut daftar maskapai yang membatalkan, menangguhkan, atau mengurangi layanan penerbangan ke Arab Saudi per 25 Oktober 2026.
1. Etihad Airways: Membatalkan penerbangan Abu Dhabi menuju Riyadh dan Dammam hingga 5 November 2026. Empat layanan penerbangan Jeddah, yakni EY601, EY602, EY603, dan EY604, juga terdampak.
2. Emirates: Penerbangan Dubai menuju Jeddah dijadwalkan kembali pada 30 Oktober 2026. Sementara penerbangan menuju Riyadh dan Dammam direncanakan kembali pada 8 November. Layanan ke Madinah tetap beroperasi.
3. Flydubai: Membatalkan penerbangan ke Riyadh, Dammam, dan Abha hingga 29 Oktober 2026. Layanan dijadwalkan kembali mulai 30 Oktober.
4. Air Arabia: Menghentikan penerbangan dari Sharjah menuju Riyadh, Abha, Dammam, dan Taif. Belum ada tanggal resmi pengoperasian kembali.
5. Qatar Airways: Menghentikan sementara penerbangan ke Riyadh hingga 25 Oktober 2026. Penerbangan ke Dammam masih ditangguhkan, sementara frekuensi penerbangan ke Jeddah dikurangi dari tujuh menjadi empat kali sehari.
6. Oman Air: Menangguhkan seluruh penerbangan dari dan menuju Riyadh hingga 31 Oktober 2026.
7. SalamAir: Membatalkan penerbangan ke Riyadh dan Dammam hingga 31 Oktober 2026 akibat perkembangan situasi keamanan kawasan.
8. Air France: Memperpanjang penghentian penerbangan dari dan menuju Riyadh hingga 14 November 2026.
9. British Airways: Berencana kembali melayani Riyadh mulai 3 November 2026 dengan layanan terbatas satu penerbangan per hari. Sementara layanan ke Jeddah telah dihentikan sejak April sebagai bagian dari penyesuaian operasional di Timur Tengah.
10. Air India: Menangguhkan penerbangan ke Riyadh, Jeddah, dan Dammam hingga 7 November 2026.
11. Air India Express: Menghentikan sementara penerbangan ke Riyadh, Jeddah, dan Dammam hingga 7 November 2026.
12. Akasa Air: Menghentikan penerbangan ke Riyadh hingga 30 November 2026 dan Jeddah hingga 10 November 2026.
13. Cathay Pacific: Memperpanjang penghentian penerbangan ke Riyadh hingga 31 Januari 2027.
14. Pakistan International Airlines (PIA): Mengumumkan penghentian sementara penerbangan ke Riyadh sejak 9 Oktober 2026 tanpa menetapkan tanggal pengoperasian kembali. Layanan lainnya ke Arab Saudi dilaporkan tetap berjalan.
15. Delta Air Lines: Menunda pembukaan rute baru Atlanta menuju Riyadh hingga Maret 2027. Rute tersebut sebelumnya dijadwalkan mulai beroperasi pada 23 Oktober 2026.
16. IndiGo: Membatalkan penerbangan ke Riyadh, Jeddah, Dammam, dan Madinah hingga 31 Oktober 2026.
17. Lufthansa: Memperpanjang penghentian penerbangan ke Riyadh hingga 18 November 2026. Layanan ke Dammam juga ditangguhkan hingga 30 November. Sementara Eurowings, yang tergabung dalam Lufthansa Group, dijadwalkan kembali melayani Jeddah pada 12 November.
18. KLM: Memperpanjang pembatalan seluruh penerbangan menuju Riyadh dan Dammam hingga 31 Oktober 2026.
19. Philippine Airlines: Menghentikan penerbangan Riyadh dengan nomor PR654 dan PR655 hingga 29 November 2026 karena situasi keamanan di Bandara Internasional King Khalid.
20. Scoot: Maskapai berbiaya rendah milik Singapore Airlines ini membatalkan penerbangan antara Singapura dan Jeddah hingga 2 Desember 2026.
(hsy/hsy)




