Dwi Bagus Diduga Bakar Jasad Istri Siri dan Anak di Tungku Api Belakang Rumah

detik.com
1 jam lalu
Cover Berita
Madiun -

Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di 3 lokasi yang diduga digunakan Dwi Bagus membunuh dan membakar istri siri, Dini Hardiyanti (30) dan anaknya inisial AGF (4). Salah satunya tunggu api di belakang rumah.

Olah TKP dilakukan oleh Tim Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur bersama Satreskrim Polres Madiun Kota. Tiga lokasi itu yaitu hotel di Kota Madiun, rumah di Gang Tentrem, Jalan Doho, Kelurahan Winongo, serta rumah yang ditempati Dwi Bagus di Jalan Kunir Nomor 13, Kelurahan Ngegong, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.

"Untuk pengungkapan perkara ini kita melaksanakan joint investigation bersama-sama dengan tim Polda," kata Kapolres Madiun Kota AKBP Rizki Pratama di Madiun, seperti dilansir Antara, Senin (26/10/2026).

Baca juga: Dwi Cekcok dengan Korban Sebelum Bunuh Istri Siri dan Anak di Hotel Madiun

Menurutnya, penyelidikan kasus pembunuhan itu bermula dari laporan kehilangan korban berinisial DH dan anaknya AGF pada 5 Oktober 2026. Laporan tersebut disampaikan oleh Khanza, adik korban.

"Dari laporan tersebut, tim Opsnal Polres Madiun Kota melakukan penyelidikan, kemudian menelusuri dari TKP awal sampai ke titik-titik lokasi lainnya. Dari hasil penyelidikan, ada indikasi terkait dengan terduga pelaku," kata Rizki.

Selain menelusuri keterkaitan ketiga lokasi, polisi juga mendalami dugaan praktik pembunuhan yang diduga dilakukan pelaku dengan cara mutilasi dan pembakaran jasad korban.

Hal itu berkat petunjuk rekaman kamera pengawas atau CCTV dari hotel yang sempat disinggahi pelaku dan korban. Adapun hubungan pelaku dan korban adalah pasangan suami istri siri.

Salah satu titik yang menjadi perhatian petugas dalam olah TKP tersebut adalah tungku api di bagian belakang rumah di Jalan Kunir. Tungku tersebut diduga digunakan untuk membakar jasad korban setelah dimutilasi. Namun, petugas masih mendalami hal tersebut.

Baca juga: Tampang Suami Pembunuh Istri Siri dan Anak di Madiun

Hingga Senin (26/10), polisi masih melakukan olah TKP guna mengungkap dugaan pembunuhan terhadap Dini dan anaknya. Penyidik masih mendalami keterangan terduga pelaku serta mengumpulkan bukti dari sejumlah lokasi.

Polisi berharap hasil olah TKP dan pemeriksaan barang bukti dapat membantu mengungkap secara jelas kronologi dan motif dari pembunuhan tersebut.




(idh/dhn)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sejarah Unik Bento dan Perkembangannya dalam Budaya Jepang
• 10 jam lalubeautynesia.id
thumb
Pemerintah Berdayakan Petani Transmigrasi Pasok Sayur ke Dapur MBG
• 6 jam laluokezone.com
thumb
Siapkan Hadiah 1,88 Kilogram Emas untuk Nasabah, Pegadaian Kembali Gelar Program Badai Emas 2026
• 55 menit laluviva.co.id
thumb
Kepala BMKG: Musim Hujan Diprediksi Mundur Hingga 30 Hari Akibat El Nino
• 25 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Habiburokhman Ditunjuk Jadi Ketua Panja RUU Perampasan Aset
• 3 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.