Kota Jambi: Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tujuh titik kawasan Taman Nasional (TN) Berbak kini memasuki tahap pendinginan. Kondisi ini didukung hujan yang mengguyur wilayah tersebut selama dua hari.
"Alhamdulillah, hujan selama dua hari sudah memadamkan tujuh lokasi kawasan TN yang terbakar," kata Kepala Balai TN Berbak dan Sembilang Yunaidi di Jambi, dilansir Antara, Senin, 26 Oktober 2026.
Saat ini, personel gabungan dari Manggala Agni, Polisi Kehutanan (Polhut), TNI dan Polri masih di lapangan untuk memadamkan sisa tanah gambut yang terbakar.
Baca Juga :
Karhutla di TN Berbak Sembilang Belum Padam Meski Diguyur HujanProses pendinginan tersebut tengah berlangsung di wilayah Desa Rantau Rasau, Kecamatan Berbak, Desa Labuhan Pering, Sungai Sayang, Sungai Cemara dan Air Hitam Dalam, Kecamatan Sadu. Dua wilayah tersebut berada di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim).
Sejauh ini, pihak TN Berbak belum bisa menghitung luasan lahan yang terbakar. Satuan tugas (satgas) gabungan masih melakukan proses pendinginan.
"Belum (luas lahan belum bisa dihitung)," tambahnya.
Berdasarkan data Satgas Karhutla Jambi per Minggu, 25 Oktober 2026, kebakaran di kawasan TN Berbak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, seluas 11,5 hektare masih dalam proses pemadaman. Sementara area seluas 2,2 hektare telah memasuki tahap pendinginan.
Di Kabupaten Muaro Jambi, kebakaran seluas satu hektare masih dalam proses pemadaman, sementara dua hektare lainnya memasuki tahap pendinginan. Sementara di Kabupaten Batang Hari dan Sarolangun tidak ditemukan titik api (firespot), dengan total tiga hektare lahan di kedua wilayah tersebut dalam tahap pendinginan.
Berdasarkan data informasi penegakan hukum satgas karhutla, terdapat 91 kasus, 71 masuk proses penyelidikan (lidik), 20 penyidikan (sidik), dan 18 orang telah ditetapkan tersangka.
Selama proses pemadaman sejak awal Oktober lalu, Manggala Agni menambahkan perkuatan personel bantuan dari Jambi dan Riau. Ke-104 personel Manggala Agni itu ditempatkan untuk wilayah Tahura Orang Kayo Hitam di Kelurahan Tanjung hingga Gedong Karya dan Seponjen, dengan mengerahkan 34 personel dari tiga Daops, yakni Manggala Agni Daops Kota Jambi satu sebanyak 12 personel dengan 3 mesin dan 20 rol selang.
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Berbak Sembilang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi. (Metro TV/ Heru Kristiaji)
Daops Muara Tebo 12 personel dengan 3 mesin dan 20 rol, serta Daops Kota Jambi dua sebanyak 10 personel dengan 3 mesin dan 25 rol. Di Simpang Datuk, Kecamatan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, dikerahkan 17 personel yang terdiri atas Manggala Agni Daops Pekanbaru 12 personel dengan membawa lima mesin dan 40 rol, serta Brigade Dal TN Berbak Sembilang lima personel dengan satu mesin dan 10 rol.
Di Rantau Rasau Desa, Kecamatan Berbak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi sebanyak 17 personel diturunkan, yakni dari Daops Dumai 12 personel dengan tiga mesin dan 30 rol, dan Brigdal TNBS 5 personel dengan satu mesin dan 10 rol.
Untuk Desa Labuhan Pering, Kecamatan Sadu, pemadaman difokuskan di dua dusun, yakni Dusun Sungai Kapas dan Dusun Labuhan yang berbatasan dengan lahan PT Indo Kebun Lestari (IKL) masing-masing dikerahkan delapan personel dari Daops Bukit Tempurung dengan tiga mesin dan 20 rol selang.
Selanjutnya, di Sungai Cemara, Kecamatan Sadu Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi juga dikerahkan delapan personel Daops Bukit Tempurung dengan menurunkan tiga mesin dan 13 rol, di Desa Sungai Rambut, Kecamatan Berbak tujuh personel Brigdal TNBS dengan satu mesin dan 10 rol.
Kemudian, tambahan untuk Desa Air Hitam Laut Kabupaten Tanjung Jabung Timur sebanyak 5 personel Brigdal TNBS dengan satu mesin dan 10 rol.




