Gubernur DKI Tanyakan Pembangunan Halte Transjabodetabek ke Wali Kota Bekasi

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

Pramono bahkan menawarkan bantuan langsung kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk membantu menyelesaikannya.

Gubernur DKI Tanyakan Pembangunan Halte Transjabodetabek ke Wali Kota Bekasi

IDXChannel - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menanyakan di  terkait pembangunan 2 halte Transjabodetabek di wilayah Komsen dan Jatiasih Kota Bekasi ke Wali Kota Bekasi Tri Adhianto. Pasalnya, pembangunan halte itu tak kunjung selesai.

"Ada pertanyaan dari para pengguna, terutama dari warga Bekasi, "Kenapa haltenya enggak dibangun-bangun?" begitu," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta usai menandatangani pembaruan kontrak perjanjian kerja sama terkait pengelolaan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang Senin, (26/10/2026). 

Baca Juga:
Gandeng TransJakarta, BAIK Bahas Optimalisasi Ekosistem Ritel dan Logistik di Halte

Pramono bahkan menawarkan bantuan langsung kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk membantu menyelesaikan pembangunan halte transportasi publik tersebut apabila tak kunjung rampung, mengingat fasilitas itu terus menjadi keluhan masyarakat.

"Sebab kalau haltenya enggak dibangun, nanti kami yang bangunin, nanti salah malahan. Tetapi kalau enggak dibangun, nanti kami yang bangunin enggak apa-apa juga," katanya. 

Baca Juga:
Halte Transjakarta Kebon Sirih Arah Kota Ditutup Sementara Imbas Pekerjaan Perbaikan Jalan

Pramono memaparkan jumlah penumpang Transjabodetabek dari arah Bekasi saat ini telah mencapai kisaran 4.000 hingga 5.000 orang per hari. Sementara itu, volume penumpang dari wilayah Bogor tercatat lebih tinggi, yakni berkisar antara 8.000 hingga 10.000 orang per hari.

"Bogor itu harian antara 8.000 sampai 10.000 (penumpang per hari), Bekasi antara 4.000–5.000," kata Pramono.

Tingginya angka pergerakan penumpang antarwilayah tersebut menuntut peningkatan konektivitas transportasi umum antara Jakarta dan daerah mitra yang diikuti dengan penyediaan sarana halte serta integrasi moda yang memadai.

Menanggapi hal itu, Tri mengatakan pengerjaan fisik di lapangan sudah berlangsung, khususnya pada tahap pembuatan struktur pondasi bangunan halte.

Sementara untuk komponen fisik utama halte mengusung sistem knock down yang saat ini sedang dalam proses pabrikasi.  

​"Progresnya sekarang sedang konstruksi di Komsen dan Jatiasih. Pekerjaan fisik pondasi di lapangan sudah jalan. Tinggal proses pengadaan struktur knock down-nya saja," ujar Tri Adhianto saat memberikan keterangan kepada awak media.

Pemkot Bekasi menargetkan kedua halte ini dapat rampung dan siap beroperasi pada awal Desember mendatang. "Targetnya awal Desember 2026 seharusnya sudah selesai," kata dia.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Yusril Buka Kans Under Invoicing Masuk Kategori Bentuk Korupsi
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Bisa Belanja dan Checkout Sendiri, Agen AI Muse Milik Meta Tembus 10 Juta Pengguna
• 14 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pekerja Kena PHK Bisa Dapat Pesangon hingga 2 Kali Ketentuan, Ini Syaratnya
• 51 menit laluwartaekonomi.co.id
thumb
Puncak Honda Bikers Day 2026, 32.214 Bikers Satukan Semangat Persaudaraan di Ambarawa Jawa Tengah
• 15 jam laluharianfajar
thumb
Sambangi Cina, Danantara Jajaki Peluang Investasi Pelabuhan hingga PLTS
• 51 menit lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.