Surabaya (beritajatim.com) – Ledakan gas LPG 12 kilogram mengguncang kawasan Kupang Segunting, Surabaya, Senin (26/10/2026). Dua lansia terluka dan belasan rumah mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan mulai ringan hingga berat.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lapangan, titik awal ledakan diduga berasal dari rumah nomor 56. Gas dari tabung LPG 12 kilogram diduga bocor dan memenuhi ruangan sebelum akhirnya meledak.
Dahsyatnya ledakan membuat bangunan rumah dua lantai tersebut hancur. Material tembok dan genting yang roboh menghantam bangunan di sekitarnya, sehingga merusak enam rumah petak yang berdempetan di area permukiman tersebut.
“Kuatnya tekanan ledakan membuat atap dan bagian dalam rumah korban hancur berantakan. Efek ledakan juga merusak sejumlah rumah warga di sekitarnya,” kata Ketua Tim Kerja Operasional BPBD Kota Surabaya, Arif Sunandar.
Selain menyebabkan kerusakan pada belasan bangunan, kejadian ini juga mengakibatkan dua perempuan lanjut usia (lansia) terluka. Petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya bersama warga setempat langsung mengevakuasi kedua korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.
“Jumlah korban luka dua jiwa dengan rincian, inisial JL [54] luka bakar 75 persen serta RLOA [84] terkena serpihan kaca di bagian tangan sebelah kiri,” imbuhnya.
Untuk mengantisipasi bahaya korsleting listrik yang dapat memicu kebakaran lanjutan, PLN memadamkan jaringan listrik di sekitar lokasi kejadian. Pihak kepolisian dari Tim Inafis Polrestabes Surabaya juga telah memasang garis polisi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mendalami penyebab teknis ledakan. (ang/kun)




