jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah pusat resmi menyalurkan Bantuan Presiden (Banpres) senilai Rp200 miliar secara bertahap langsung ke rekening para kepala daerah untuk mempercepat penanggulangan karhutla di wilayah Sumatera Selatan.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan bahwa pemerintah pusat dan daerah bertanggung jawab penuh dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan melalui sokongan anggaran serta fasilitas pemadaman.
BACA JUGA: Herman Deru Minta Sawit Ilegal di Lahan Bekas Karhutla Dicabut, 120 Hektare Disegel
“Saya ingin memastikan sekali lagi bahwa pemerintah pusat dan daerah hadir dan langsung bertanggung jawab terhadap proses penanganan karhutla di Sumatera Selatan,” kata Raja Juli di Palembang, Senin.
Salah satu bentuk dukungan pemerintah pusat yakni penyaluran bantuan presiden (banpres) senilai Rp200 miliar untuk mendukung penanganan karhutla di Sumatera Selatan.
BACA JUGA: Pakar Dorong Penegakan Hukum Karhutla yang Tegas & Objektif
Bantuan tersebut disalurkan dalam dua tahap, yakni tahap pertama pada September 2026 dan tahap kedua pada pekan sebelumnya. Dana bantuan ditransfer langsung ke rekening gubernur, bupati, dan wali kota untuk mendukung penanganan karhutla di wilayah masing-masing.
Pada tahap pertama, bantuan sebesar Rp100 miliar disalurkan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sebesar Rp30 miliar, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Rp20 miliar, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Rp20 miliar, Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir Rp15 miliar, dan Pemerintah Kabupaten Banyuasin Rp15 miliar.
BACA JUGA: Komisi III DPR Apresiasi Polri Tetapkan 243 Tersangka dan 13 Korporasi Karhutla, Dorong Usut Aktor Intelektual
Selanjutnya, pada tahap kedua bantuan sebesar Rp100 miliar disalurkan kepada 10 pemerintah daerah, yakni Kota Palembang, Kota Prabumulih, Kabupaten Lahat, Muara Enim, Empat Lawang, Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Selatan, OKU Timur, Musi Rawas, dan Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), masing-masing menerima Rp10 miliar.
Selain bantuan anggaran, Raja Juli menyebut dukungan pemerintah dalam penanganan karhutla juga dilakukan melalui penyediaan peralatan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), operasi modifikasi cuaca (OMC) bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta penggunaan dry ice.(antara/jpnn)
Yuk, Simak Juga Video ini!
Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean




