JAKARTA, DISWAY.ID – Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menyoroti sejumlah kebijakan pemerintah di sektor kelautan dan perikanan selama dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
Salah satu program yang menjadi perhatian adalah Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), yang dinilai berpotensi mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Namun, KNTI mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur saja tidak cukup untuk mengatasi persoalan kemiskinan yang masih membayangi nelayan kecil.
BACA JUGA:MIKOM UPH Gelar Workshop Jurnalistik Digital bagi Anak-Anak di Kampung Nelayan Cilincing
Keberhasilan program tersebut juga bergantung pada ketepatan sasaran, dukungan permodalan, pengawasan, serta keterlibatan aktif masyarakat pesisir.
Ketua Umum KNTI Dani Setiawan menilai, dukungan pendanaan negara terhadap sektor perikanan perlu menjadi prioritas untuk memperkuat ekosistem usaha perikanan nasional.
Dukungan tersebut diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi nelayan sekaligus memastikan pengelolaan sumber daya laut berjalan secara berkelanjutan.
Menurut Dani, peningkatan alokasi anggaran harus diikuti perencanaan yang matang, tata kelola transparan, dan mekanisme evaluasi yang terukur.
BACA JUGA:Jaga Perbatasan Laut, BNPP Tekankan Peran Strategis Nelayan
Dengan demikian, manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh nelayan kecil, bukan hanya tercermin dalam capaian administratif atau tersedianya fasilitas fisik.
Momentum kebijakan pemerintah tersebut, lanjutnya, perlu dijaga melalui kolaborasi yang lebih erat antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), nelayan, serta masyarakat pesisir.
Pelaksanaan program juga tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan fasilitas dan peningkatan produksi.
Pemerintah perlu memastikan bahwa kebijakan yang diambil benar-benar menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat setempat.
BACA JUGA:Menteri Trenggono Upacara HUT RI Bareng Nelayan di Kampung Nelayan Merah Putih Sorue Jaya
Sejumlah program yang menjadi perhatian KNTI di antaranya Kampung Nelayan Merah Putih, pengembangan budi daya ikan tematik, swasembada garam, dan modernisasi kapal perikanan.
- 1
- 2
- 3
- »





