Menkop Ferry Juliantono Dorong Kopi Wamena Tembus Pasar Global melalui Penguatan Koperasi di Papua Pegunungan

pantau.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Menteri Koperasi (Menkop) RI, Ferry Juliantono, berkomitmen mendorong pengembangan kopi Papua Pegunungan, khususnya di Kabupaten Jayawijaya, agar memiliki kualitas tinggi dan mampu menembus pasar nasional hingga internasional melalui penguatan kelembagaan koperasi.

Langkah tersebut difokuskan pada peningkatan kualitas biji kopi, penguatan kreativitas pelaku usaha, perluasan akses pemasaran, serta pemberian pendampingan dan fasilitas pembiayaan bagi koperasi.

Ferry menilai biji kopi yang dihasilkan di Papua Pegunungan memiliki kualitas sangat baik, tetapi masih membutuhkan penanganan khusus dan sistem pemasaran yang lebih optimal untuk meningkatkan nilai ekonominya.

"Kualitas biji kopi di Papua Pegunungan secara umum sangat luar biasa dan membutuhkan sentuhan khusus sehingga kita perlu meningkatkannya dalam sistem pemasaran yang baik," katanya dalam keterangan tertulis di Wamena, Minggu.

Menurut Ferry, Kabupaten Jayawijaya memiliki berbagai produk unggulan daerah yang berpotensi menjadi sumber pertumbuhan ekonomi masyarakat, mulai dari kopi, makanan, minuman, pakaian, hingga kerajinan lokal.

Ia menilai pengelolaan produk unggulan melalui koperasi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah, memperkuat kapasitas usaha, dan memperluas jangkauan pemasaran produk masyarakat.

Koperasi Jadi Penggerak Pengembangan Kopi Papua Pegunungan

Ferry menegaskan bahwa koperasi memiliki peran penting sebagai sarana penguatan ekonomi masyarakat Indonesia, termasuk masyarakat Kabupaten Jayawijaya di Papua Pegunungan.

"Koperasi merupakan alat perjuangan ekonomi masyarakat Indonesia, termasuk di Jayawijaya, Papua Pegunungan. Melalui koperasi, berbagai potensi daerah dapat dimanfaatkan secara optimal, terutama untuk meningkatkan pemasaran produk seperti kopi," ujarnya.

Melalui penguatan kelembagaan koperasi, berbagai potensi ekonomi daerah diharapkan dapat dikelola secara lebih terorganisasi sehingga memberikan manfaat lebih besar bagi pelaku usaha dan masyarakat setempat.

Ferry meminta pemerintah daerah berperan aktif memfasilitasi pembentukan koperasi berdasarkan jenis usaha atau sektor ekonomi yang dijalankan masyarakat.

Pembentukan koperasi sesuai bidang usaha dinilai penting agar setiap koperasi memiliki fokus pengembangan yang jelas dan memperoleh pendampingan sesuai kebutuhan masing-masing sektor.

Dengan pengelompokan tersebut, Kementerian Koperasi dapat memberikan dukungan secara lebih terarah, mulai dari penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas produk, pelatihan, hingga akses pembiayaan.

"Kami berharap para pelaku usaha di sini dapat membentuk koperasi sesuai bidang usahanya sehingga Kementerian Koperasi bisa terlibat dalam pendampingan, kurasi kualitas produk, pelatihan, hingga fasilitasi pembiayaan," katanya.

Kopi Wamena Berpeluang Bersaing di Pasar Internasional

Ferry mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, koperasi kopi di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, telah menunjukkan perkembangan yang baik.

Perkembangan tersebut dinilai menjadi modal penting untuk memperkuat pengelolaan kopi Wamena sebagai salah satu komoditas unggulan Papua Pegunungan.

Menurutnya, koperasi kopi memiliki potensi besar menjadi wadah pengembangan usaha masyarakat, terutama dalam meningkatkan kualitas biji kopi, memperbaiki sistem pemasaran, dan memperluas akses pasar.

Pengelolaan yang lebih optimal diharapkan membuat kopi Wamena tidak hanya dikenal sebagai komoditas unggulan lokal, tetapi juga mampu bersaing dengan produk kopi lainnya di pasar domestik maupun internasional.

"Kami berharap koperasi kopi Papua dapat mengelola potensi kopi Wamena secara optimal, baik dari sisi peningkatan kualitas maupun pemasaran, sehingga produknya mampu menembus pasar domestik dan internasional," ujarnya.

Kementerian Koperasi akan mendorong penguatan kapasitas koperasi kopi agar mampu meningkatkan nilai tambah produk dan memperluas peluang pemasaran bagi pelaku usaha di Papua Pegunungan.

Menkop Dorong Pembentukan Koperasi Batik, Pakaian, dan Produk Kreatif

Selain komoditas kopi, Ferry mendorong Pemerintah Kabupaten Jayawijaya memfasilitasi pembentukan koperasi pada berbagai sektor usaha kreatif yang memiliki potensi ekonomi.

Sektor tersebut meliputi batik, pakaian, produk kulit, dan fesyen yang dinilai berpeluang dikembangkan sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat setempat.

Pengembangan koperasi di berbagai sektor diharapkan dapat membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk meningkatkan produktivitas dan mengembangkan produk unggulan daerah.

Ferry menjelaskan bahwa Kementerian Koperasi memiliki akses terhadap sejumlah lembaga pembiayaan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan usaha masyarakat melalui koperasi.

Fasilitasi pembiayaan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah agar koperasi dapat mengembangkan kegiatan usaha sesuai kebutuhan dan potensi ekonomi masing-masing sektor.

Selain pembiayaan, kementerian juga akan memberikan pendampingan usaha, pelatihan, dan kurasi kualitas produk untuk meningkatkan daya saing koperasi.

Kementerian Koperasi Siapkan Pendampingan Berkelanjutan

Ferry menegaskan komitmen Kementerian Koperasi untuk terus mendampingi koperasi di Papua Pegunungan, terutama di Kabupaten Jayawijaya, agar mampu tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.

Pendampingan tersebut diarahkan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan, meningkatkan kualitas produk, memperbaiki pengelolaan usaha, serta memperluas akses pemasaran.

"Kami akan memastikan koperasi-koperasi di Papua Pegunungan, khususnya Jayawijaya, mendapatkan pendampingan agar tumbuh dan berkembang sehingga mampu meningkatkan kegiatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan," katanya.

Melalui penguatan koperasi, pemerintah berharap berbagai potensi ekonomi Papua Pegunungan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pengembangan kopi Wamena dan produk unggulan lainnya juga diharapkan mampu menciptakan nilai tambah ekonomi sekaligus memperluas jangkauan produk lokal ke pasar nasional dan internasional.

Secara keseluruhan, langkah Kementerian Koperasi tersebut mencakup penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas produk, pelatihan pelaku usaha, fasilitasi pembiayaan, dan perluasan akses pemasaran guna mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat Papua Pegunungan secara berkelanjutan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perahu Pemancing Terbalik Dihantam Ombak di Laut Merak, 2 Orang Tewas
• 12 jam laludetik.com
thumb
Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Kemenkum Kaji Usulan DEN Ubah Definisi Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi BUMN
• 5 jam lalupantau.com
thumb
Menang di Camp Nou, Mourinho Sebut Real Madrid Punya Modal Besar Rebut Gelar LaLiga
• 9 jam laluviva.co.id
thumb
Pemerintah Siapkan Pembebasan Tarif 19 Layanan Hak Cipta, Ini Daftarnya
• 11 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.