Singapura (ANTARA) - Arab Saudi akan menetapkan pengaturan penyimpanan minyak mentah di Singapura. Kementerian Energi, Perdagangan, dan Perindustrian Singapura bersama Kementerian Energi Arab Saudi mengumumkan inisiatif gabungan tersebut, yang ditandai oleh pertukaran nota kesepahaman (MoU) antara Saudi Aramco, Otoritas Pasar Energi Singapura, dan JTC Corporation, dengan negosiasi yang diperkirakan akan rampung dalam beberapa bulan ke depan.
Pengaturan yang diusulkan itu akan memungkinkan minyak mentah Arab Saudi disimpan di fasilitas bawah tanah di Pulau Jurong, sehingga membantu Singapura memenuhi kebutuhan energinya saat terjadi gangguan pasokan serta memperkuat keamanan dan ketahanan energi negara tersebut.
Pengaturan tersebut juga akan meningkatkan ketahanan rantai pasokan minyak mentah Arab Saudi di Asia Tenggara, ujar kedua negara.
Pengaturan yang diusulkan itu akan memungkinkan minyak mentah Arab Saudi disimpan di fasilitas bawah tanah di Pulau Jurong, sehingga membantu Singapura memenuhi kebutuhan energinya saat terjadi gangguan pasokan serta memperkuat keamanan dan ketahanan energi negara tersebut.
Pengaturan tersebut juga akan meningkatkan ketahanan rantai pasokan minyak mentah Arab Saudi di Asia Tenggara, ujar kedua negara.





