“Bagi Hyundai, membangun kendaraan berkualitas tidak hanya bergantung pada proses produksi di pabrik, tetapi juga pada kekuatan dan keandalan seluruh rantai pasok. Melalui program pengembangan pemasok ini, kami ingin membantu mitra lokal meningkatkan kapabilitas, memahami peluang efisiensi perdagangan, serta memperkuat konsistensi pasokan komponen,” ujar Presiden Direktur PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI), Hyunchul Bang, melalui keterangan resminya.
Dalam pelaksanaannya, perusahaan bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sebagai pemateri. Peserta mendapatkan penjelasan mengenai prinsip AEO, fasilitas kepabeanan yang relevan, serta pemanfaatan FTA untuk memperoleh tarif preferensial sesuai ketentuan dan persyaratan asal barang yang berlaku.
Pemahaman tersebut diharapkan membantu pemasok mengidentifikasi peluang efisiensi dalam pengadaan material sekaligus meningkatkan tata kelola perdagangan internasional. Penerapan ketentuan yang tepat juga dapat membantu mengurangi risiko kendala administrasi dalam proses pengadaan komponen.
“Kami sangat mengapresiasi upaya HMMI untuk mempertahankan compliance Perusahaan. Pendampingan AEO oleh HMMI dan verifikasi FTA akan mengurangi potensi rejection dalam proses pengadaan material yang akhirnya berimbas positif pada masing-masing perusahaan," ungkap Kepala Seksi Kerja Sama Perdagangan Bebas I Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Tutut Rindiati.
Baca Juga :
Standar TKDN Mobil Listrik Bakal Naik, Hyundai: Tak MasalahSalah satu peserta seminar dari PT Sekiso Industries Indonesia, Rita Ulfiah, turut mengapresiasi pelatihan tersebut. Ia menilai penyampaian materi mengenai regulasi perdagangan dapat membantu pemasok memahami ketentuan yang kompleks dan mengantisipasi kesalahan administrasi.
“Pembahasan regulasi hukum dagang yang kompleks mampu dibawakan dengan cara yang komunikatif dan menarik. Penyampaian seperti ini sangat krusial untuk mencegah resiko kekeliruan administrasi pada rantai pasok global,” terangnya.
Pengembangan kapabilitas pemasok menjadi salah satu upaya untuk memperkuat ketahanan rantai pasok dalam jangka panjang. Pemasok yang memahami prosedur kepabeanan dan pemanfaatan perjanjian perdagangan diharapkan dapat menjalankan proses pengadaan secara lebih efektif, sekaligus membantu menjaga konsistensi kualitas komponen dan mengurangi risiko gangguan pasokan.
Bagi konsumen, rantai pasok yang andal berperan dalam mendukung ketersediaan komponen dan suku cadang untuk perawatan maupun perbaikan kendaraan. Sementara itu, efisiensi perdagangan berpotensi meningkatkan daya saing produk, bergantung pada realisasi penghematan di sepanjang rantai pasok.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
- URL Berhasil di Salin Hyundai Perkuat Pemasok Lokal, Bidik Rantai Pasok Otomotif Lebih Andal Klik untuk baca: https://www.medcom.id/otomotif/mobil/gNQrRqWb-hyundai-perkuat-pemasok-lokal-bidik-rantai-pasok-otomotif-lebih-andal
(UDA)





