Menteri UMKM Buka Bursa Wirausaha Unggulan di Pontianak

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Kementerian UMKM) resmi menggelar program Bursa Wirausaha Unggulan (BWU) di Gedung Auditorium Universitas Tanjungpura (Untan), Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Senin, 26 Oktober 2026. Acara ini diselenggarakan guna mempercepat penyerapan tenaga kerja sekaligus mendukung target nasional penciptaan 10 juta wirausaha baru hingga 2029.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman membuka langsung kegiatan tersebut didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Barat. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan acara yudisium Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Untan.

Maman menjelaskan bahwa Bursa Wirausaha Unggulan merupakan program stimulus sekaligus fasilitas temu bisnis (business matching) yang mempertemukan para pelaku usaha dengan berbagai mitra strategis, mulai dari perbankan, lembaga pembiayaan, investor, inkubator bisnis kampus, hingga pihak swasta dan BUMN.

"Kalau program Bursa Wirausaha ini, ini sebetulnya program stimulus untuk mendorong percepatan penyerapan tenaga kerja dengan target 10 juta, di mana salah satu daya ungkitnya melalui sektor kewirausahaan. Artinya kita lagi berkepentingan, pemerintah, untuk memperbanyak jumlah para pengusaha-pengusaha wirausaha," ujar Maman dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Selasa, 27 Oktober 2026.

Kendati demikian, Maman menegaskan bahwa ekosistem wirausaha tidak akan tumbuh optimal tanpa dukungan nyata dari pemerintah pusat maupun daerah. Dukungan tersebut mencakup kemudahan pembiayaan, kepastian legalitas dan sertifikasi, hingga perluasan akses pasar.

Baca Juga :

Proses Bisnis Dinilai Kunci Keberhasilan Wirausaha Muda
Sebagai wujud perluasan akses pasar, Kementerian UMKM turut memfasilitasi penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara pelaku UMKM dengan jejaring ritel modern seperti Alfamart.

"Tadi kalau tadi dilihat kita juga melakukan MoU ee antara Alfamart dengan beberapa UMKM. Karena kita melihat Alfamart, Indomaret bisa menjadi salah satu pasar untuk produk-produk UMKM kita," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, kepala daerah dari 14 kabupaten dan kota di Kalimantan Barat menandatangani komitmen bersama untuk mendukung pelaksanaan Program SAPA UMKM. Program lanjutan dari Kesejahteraan Rakyat (Prokesra) Produktif ini bertujuan memperkuat ekosistem layanan terpadu serta mempermudah pendampingan usaha bagi calon pengusaha muda, mahasiswa, dan UMKM di daerah.

Pameran produk unggulan dan inovasi rintisan bisnis mahasiswa se-Kalimantan Barat turut menyemarakkan acara ini sebagai bukti potensi besar generasi muda dalam menggerakkan ekonomi daerah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kepala BRIN Ungkap Tepung Singkong Siap Diuji Coba untuk Padamkan Karhutla
• 23 menit lalukumparan.com
thumb
Peluncuran iPhone Duo Jadi Celah Penipuan Online, Ini Modusnya
• 1 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Belum Meluncur Sudah Bisa Dipesan, Kia Carens EV Lebih Murah dari BYD M6
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
OJK Siap Bawa Kasus Pelanggaran Saham ke Pengadilan, BEI Respon Positif
• 2 jam laludisway.id
thumb
Kalah di El Clasico, Pedri Bongkar Kesalahan Barcelona
• 20 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.