Waketum PSSI Zainuddin Amali Minta Appi Jaga Marwah Sepak Bola Sulsel

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Wakil Ketua Umum PSSI, Zainuddin Amali, menaruh harapan besar kepada Munafri Arifuddin atau Appi untuk menjaga sekaligus meningkatkan prestasi sepak bola Sulawesi Selatan (Sulsel).

Harapan itu disampaikan Zainuddin saat membuka Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI Sulsel di Hotel Aryaduta Makassar, Selasa (27/10/2026). Munafri menjadi calon tunggal Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sulsel setelah pendaftaran ditutup pada 21 Oktober lalu.

Zainuddin yang juga mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) menilai, Sulsel memiliki sejarah panjang dalam melahirkan pemain dan tokoh sepak bola yang berkontribusi bagi tim nasional Indonesia.

Menurutnya, Sulsel juga memiliki posisi penting dalam perkembangan sepak bola nasional, khususnya di kawasan Indonesia Timur. Tradisi tersebut tidak terlepas dari keberadaan PSM Makassar sebagai salah satu klub yang memiliki sejarah panjang di sepak bola Indonesia.

“Pendaftaran sudah ditutup kan, Pak Sekjen. Hanya satu calon. Kita menaruh harapan besar pada Pak Appi nantinya setelah terpilih,” kata Zainuddin.

Dia menyebut, nama-nama besar seperti Ramang menjadi bagian dari sejarah sepak bola Sulsel. Tradisi tersebut diharapkan terus berlanjut melalui pembinaan pemain, pengembangan kompetisi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia sepak bola.

Zainuddin menilai, Sulsel selama puluhan tahun menjadi salah satu kiblat sepak bola di Indonesia Timur. Kondisi itu perlu dipertahankan di tengah perkembangan kompetisi dan persaingan antardaerah yang semakin ketat.

“Dulu ada klub-klub seperti Malut United, Biak, dan Persipura Jayapura. Sekarang bermain di Liga 2 dan seterusnya. Tapi PSM tetap bertahan. Saya kira Sulsel adalah kiblatnya Indonesia Timur,” ujarnya.

Karena itu, Zainuddin berharap kepemimpinan baru PSSI Sulsel nantinya mampu menjaga marwah sepak bola daerah sekaligus meningkatkan prestasi di berbagai tingkatan kompetisi.

Dia juga meminta agar pembinaan tidak hanya berfokus pada pemain, tetapi turut memperhatikan kualitas pelatih dan wasit melalui pendidikan serta sertifikasi.

“Data jumlah pelatih kita, wasit kita, yang sudah bersertifikasi. Kita tidak kekurangan, baik pemain maupun talenta dari Sulsel untuk timnas PSSI,” katanya.

Menurut Zainuddin, potensi tersebut menjadi modal penting bagi Sulsel untuk terus menyumbangkan pemain berkualitas bagi tim nasional Indonesia. Namun, potensi itu perlu ditopang sistem pembinaan yang terarah, kompetisi berjenjang, dan organisasi yang mampu bekerja secara konsisten.

Appi Dinilai Punya Modal

Zainuddin juga menilai Munafri Arifuddin memiliki modal untuk memimpin sepak bola Sulsel. Selain menjabat sebagai Wali Kota Makassar, Appi memiliki pengalaman di dunia sepak bola, termasuk pernah menjadi manajer PSM Makassar.

Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal dalam memahami kebutuhan klub, pembinaan pemain, serta pengembangan ekosistem sepak bola di daerah.

Dalam kongres tersebut, Appi tampak menyimak dan mengangguk saat Zainuddin beberapa kali menyampaikan harapan kepadanya.

Sejumlah tokoh sepak bola nasional dan daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi, Direktur Liga Indonesia Baru (LIB) Sadikin Aksa, Pelaksana Tugas Ketua PSSI Sulsel Rudi Yulianto, serta Sekretaris PSSI Sulsel Ahmadi Djafri.

Perwakilan Gubernur Sulsel, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Sulsel Suherman, juga menyampaikan dukungan terhadap kemajuan sepak bola di Sulsel. Ia menegaskan dukungan pemerintah daerah ditujukan bagi upaya memajukan sepak bola, siapa pun yang nantinya ditetapkan sebagai ketua melalui kongres.

Appi Calon Tunggal

Sebelumnya, Sekretaris PSSI Sulsel Ahmadi Djafri bersama Ketua Komite Pemilihan Ketua PSSI Sulsel, Maqbul Halim, menyampaikan bahwa hanya ada satu nama yang mendaftar hingga batas akhir pendaftaran pada 21 Oktober 2026 pukul 18.00 Wita.

Munafri Arifuddin menjadi satu-satunya bakal calon yang mendaftar dalam proses pemilihan tersebut. Penetapan kepemimpinan selanjutnya mengikuti mekanisme dan keputusan kongres.

KLB PSSI Sulsel diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat organisasi, memperluas pembinaan pemain usia dini, meningkatkan kualitas pelatih dan wasit, serta menjaga keberlanjutan prestasi sepak bola Sulsel.

Dengan sejarah panjang dan dukungan berbagai pihak, kepemimpinan PSSI Sulsel ke depan diharapkan mampu menjadikan potensi sepak bola daerah sebagai kekuatan yang berkontribusi bagi prestasi nasional.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Program 3 Juta Rumah, Pemerintah Bebaskan BPHTB dan IMB untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah
• 21 jam lalumedcom.id
thumb
Polisi Usut Viral Wanita Jemput Anak Jadi Korban Begal Payudara di Tangsel
• 25 menit laludetik.com
thumb
Cak Imin: BGN Serap 1,3 Juta Warga Miskin Jadi Pekerja Lewat MBG
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Fitur Real-Time EV Battery Monitoring Bikin Armada Listrik Optimal
• 9 jam lalumedcom.id
thumb
Persib Tanpa Kiper Utama, Bojan Hodak Turun Tangan Langsung Tangani Cedera Teja Paku Alam
• 9 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.