Dorong Kampus SDGs, FMIPA UNM Ubah 210,5 Kg Sampah Bernilai Ekonomi untuk Tenaga CS

harianfajar
9 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) mengembangkan bank sampah sebagai upaya mengubah limbah kampus menjadi nilai ekonomi yang dapat dimanfaatkan tenaga cleaning service (CS).

Melalui Bank Sampah Hijau FMIPA UNM, sebanyak 210,5 kilogram sampah terkumpul selama periode 1–25 Oktober 2026.

Sampah berupa plastik, kertas, kardus, dan kaleng tersebut kemudian menjadi sumber dana yang dicairkan untuk tenaga kebersihan fakultas pada Senin, 26 Oktober 2026.

Program ini menempatkan pengelolaan sampah tidak hanya sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan kampus, tetapi juga sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan tenaga kebersihan.

Dekan FMIPA UNM Prof. Suwardi Annas, Ph.D., mengatakan bank sampah tersebut dibangun dengan prinsip bahwa hasil pengelolaan sampah harus memberikan manfaat bagi masyarakat kampus, termasuk para tenaga kebersihan yang berperan menjaga lingkungan fakultas.

“Bapak-Ibu CS adalah ujung tombak FMIPA. Kalau bukan karena Bapak-Ibu, FMIPA tidak akan sebersih ini, tidak akan seindah ini. Hari ini kami tidak hanya mencairkan dana, tetapi juga ingin menyampaikan terima kasih,” kata Prof Suwardi.

Menurutnya, sampah yang dikumpulkan mahasiswa, dosen, dan seluruh sivitas akademika memiliki nilai ekonomi apabila dikelola dengan baik.

Melalui mekanisme bank sampah, nilai tersebut dikembalikan kepada tenaga kebersihan sebagai bagian dari manfaat program.

“Dari sampah plastik menjadi rupiah, dari kampus menuju SDGs. Bapak-Ibu adalah bagian terpenting dari SDGs itu,” ujarnya.

Prof Suwardi menjelaskan bahwa program tersebut mengusung prinsip ekonomi sirkular, yakni mengolah kembali material yang masih memiliki nilai guna agar tidak langsung berakhir sebagai limbah.

Dalam penerapannya di lingkungan kampus, pendekatan ini sekaligus diarahkan untuk menciptakan manfaat ekonomi bagi para pekerja kebersihan.

Program Bank Sampah Hijau FMIPA UNM juga dikaitkan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), terutama tujuan pengentasan kemiskinan, pekerjaan layak, serta konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.

Bagi tenaga kebersihan, pencairan dana tersebut menjadi salah satu bentuk manfaat ekonomi dari pengelolaan sampah yang selama ini dikumpulkan di lingkungan kampus.

Salah seorang tenaga CS FMIPA UNM mengaku bersyukur atas program tersebut. Ia berharap dana yang diterima dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarganya, termasuk biaya pendidikan anak.

“Alhamdulillah, baru kali ini sampah yang saya kumpulkan setiap hari dihargai menjadi uang. Terima kasih Prof. Suwardi, terima kasih FMIPA. Uang ini akan saya pakai untuk anak saya sekolah,” tuturnya.

FMIPA UNM menyatakan proses pencairan dana dilakukan secara transparan, tercatat, dan tanpa potongan. Mekanisme tersebut disebut sebagai bagian dari penerapan tata kelola yang mendukung pembangunan Zona Integritas di lingkungan fakultas.

Ke depan, Bank Sampah Hijau FMIPA UNM direncanakan melakukan pencairan dana setiap bulan. Fakultas juga menargetkan seluruh tenaga CS menjadi nasabah aktif agar manfaat program dapat menjangkau lebih banyak pekerja kebersihan.

Meski demikian, keberlanjutan program akan bergantung pada konsistensi pemilahan sampah, partisipasi sivitas akademika, serta pengelolaan hasil penjualan yang transparan dan terukur.

Melalui program ini, FMIPA UNM berupaya menunjukkan bahwa pengelolaan sampah dapat menjadi bagian dari agenda keberlanjutan kampus sekaligus membuka manfaat ekonomi bagi pekerja yang berkontribusi menjaga lingkungan.(ams)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kadivhumas Polri Ajak Masyarakat Perkuat Kolaborasi Jaga Keamanan dan Ketertiban masyarakat
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Menlu Tata Terima Kunjungan Menlu Singapura Sore Ini
• 8 jam laludetik.com
thumb
Komisi II DPR Belum Terima Penjelasan Pemerintah soal Pansel KPU-Bawaslu
• 9 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Pakar berharap pengembangan panas bumi terus dioptimalkan
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
WhatsApp Bakal Bisa Kirim Pesan Otomatis, Ini Caranya
• 12 jam lalucelebesmedia.id
Berhasil disimpan.