Kepala BRIN Dipanggil ke Istana, Bahas Perkembangan Riset Satelit hingga Kebencanaan

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pertemuan ini akan membahas riset yang saat ini sedang dikembangkan oleh BRIN dari satelit hingga kebencanaan.

Kepala BRIN Dipanggil ke Istana, Bahas Perkembangan Riset Satelit hingga Kebencanaan. (Foto: MNC Media)

IDXChannel—Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria untuk rapat terbatas ke Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa (27/10/2026). 

Pertemuan ini akan membahas riset yang saat ini sedang dikembangkan oleh BRIN dari satelit hingga kebencanaan. Arif mengungkapkan bahwa dirinya telah menyiapkan sejumlah perkembangan riset yang akan dilaporkan kepada Presiden Prabowo. 

Baca Juga:
BRIN Ungkap Vape Berpotensi Jadi Celah Penyebaran Narkoba

“Kalau diminta menghadap Presiden, tentu pasti ada hal-hal yang ingin dibicarakan,” katanya kepada awak media sebelum bertemu Presiden Prabowo (27/10/2026).

“Saya mempersiapkan beberapa laporan yang memang saat ini menjadi penugasan, karena beliau beberapa kali memberikan tugas pada BRIN, ya, untuk meng-update beberapa perkembangan riset dalam berbagai bidang yang menjadi concern beliau,” ujarnya.

Baca Juga:
BRIN Kaji Efektivitas Teknologi Dry Ice untuk Bantu Bongkar Lapisan Inversi Penjebak Asap

Lebih lanjut, Arif mengatakan dirinya menyiapkan laporan perkembangan riset di bidang air, kesehatan, kebencanaan, sampah, hingga satelit. Dia mengatakan bahwa riset tersebut menjadi perhatian Presiden Prabowo.

“Satu, bidang air, dua bidang kesehatan, tiga bidang kebencanaan, kemudian bidang sampah, ya, dan juga termasuk dalam bidang satelit. Jadi saya kira ini penugasan yang memang terus beliau berikan pada kami dan hari ini tentu kami akan melaporkan sejumlah hal kepada beliau,” katanya.

Baca Juga:
BRIN Uji Coba Singkong untuk Padamkan Karhutla Minggu Ini

Sementara itu, Arif mengatakan dirinya belum mengetahui siapa saja jajaran Kabinet Merah Putih yang dipanggil oleh Presiden Prabowo dalam rapat terbatas kali ini. “Saya kurang tahu ya,” katanya.

“Ya, kalau di undangan biasanya kan ada yang bersama-sama, ada yang sendiri. Saya kurang tahu ini yang ikut siapa saja. Tapi ya karena dipanggil beliau ya kita harus siap untuk menghadap,” kata Arif.

Lebih lanjut, Arif pun meminta awak media untuk menunggu informasi lebih lanjut mengenai rapat terbatas kali ini setelah selesai. 

“Kurang tahu saya. Nanti setelah, dari luar.. setelah keluar nantilah kita, kita ngobrol lagi, ya.”

(Nadya Kurnia)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ajukan PKPU, Kreditur Sony Terima Pembayaran dari PT Adhi Persada Gedung
• 4 jam lalucumicumi.com
thumb
Kredit BCA Tembus Rp 1.063 Triliun per September 2026, Tumbuh 12,6 Persen
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Demo di DPRD DKI, Warga Jakarta Bersatu Minta Gratiskan Tiket Masuk Ancol
• 34 menit laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pemerintah Paraf DIM RUU Adminduk, Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan NIK sebagai Identitas Tunggal
• 4 jam laludisway.id
thumb
Kemenkes Fasilitasi Cek Kesehatan Gratis 175 Wartawan Senior, BPJS Nonaktif Ikut Jadi Perhatian
• 22 jam lalucumicumi.com
Berhasil disimpan.