Rupiah Ditutup ke Level Rp18.156/USD Sore Ini

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) kembali melanjutkan tren pelemahan pada penutupan perdagangan Selasa, 27 Oktober 2026. Dikutip dari Bloomberg, rupiah bergerak turun 21 poin atau 0,12 persen menjadi Rp18.156 per USD, dibandingkan penutupan sore kemarin pada level Rp18.135 per USD.
 
Jika dilihat dari data kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia, mata uang Garuda tercatat melemah pada level Rp18.139 per USD, dibandingkan penutupan sebelumnya sebesar Rp18.116 per USD.
 
Sementara data Yahoo Finance mencatat rupiah juga melemah 35 pon atau setara 0,19 persen. Rupiah ditutup ke level Rp18.145 per USD.
 
"Pada perdagangan sore ini, mata uang rupiah ditutup melemah 21 poin. Sebelumnya sempat menguat 10 poin ke level Rp18.156 per USD dari penutupan sebelumnya di level Rp18.135 per USD," kata Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuabi, dalam keterangan tertulis, Selasa, 27 Oktober 2026.
 

Baca Juga :

Hadapi Tekanan Dolar AS, Bank Indonesia Komitmen Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah


(Rupiah dan dolar AS. Foto: dok MI)

 
Khawatir inflasi tinggi  
Menurut riset Ibrahim, kekhawatiran inflasi di tengah tingginya harga pangan menjadi salah satu pemicu pelemahan rupiah. Hal ini menjadi persoalan ekonomi yang perlu mendapat perhatian, karena berkaitan langsung dengan daya beli masyarakat. stabilitas harga, dan pertumbuhan ekonomi.
 
"Secara ekonomi, kenaikan harga pangan dapat mendorong inflasi dari sisi penawaran (cost-push inflation), khususnya apabila kenaikan tersebut disebabkan oleh gangguan produksi, perubahan cuaca, distribusi yang tidak lancar, atau meningkatnya biaya transportasi dan pupuk," kata Ibrahim.
 
Ditambah lagi soal kepastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang tetap memadai. Menurutnya, pernyataan pemerintah mengenai kecukupan stok BBM memberikan indikasi bahwa risiko gangguan pasokan dalam jangka pendek dapat dikelola.
 
Ibrahim memprediksi mata uang Garuda bergerak fluktuatif untuk perdagangan Rabu, 28 Oktober 2026. Rupiah diprediksi ditutup melemah pada rentang Rp18.150 per USD hingga Rp18.200 per USD.
 
"Sedangkan perdagangan dalam minggu depan pada rentang Rp17.900 hingga Rp18.250 per USD," ucap dia.
 
 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mantan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Ditahan 20 Hari Terkait Dugaan Korupsi Perizinan dan Pencucian Uang
• 20 jam lalupantau.com
thumb
Kualitas Data Jadi Kunci Pengembangan AI, Ini Langkah yang Disiapkan Unair
• 5 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Pengendalian Inflasi Pangan di Sulampua, BI Soroti Rantai Pasok Efisien
• 11 jam lalukatadata.co.id
thumb
Temuan Mengejutkan di Balik Kerusakan Rumah Tasya Farasya
• 7 jam lalucumicumi.com
thumb
BMKG Prediksi Jakarta Selatan dan Timur Hujan Ringan Hari Ini
• 18 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.