Apple merespons keluhan sejumlah pengguna terkait layar bagian dalam iPhone Duo yang dilaporkan retak di area engsel. Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat itu menawarkan penggantian perangkat bagi pengguna yang mengalami masalah tersebut.
Apple mengakui adanya masalah yang memengaruhi layar bagian dalam pada sejumlah kecil unit iPhone Duo. Perusahaan meminta pengguna yang mengalami masalah tersebut untuk menghubungi layanan AppleCare guna mendapatkan penggantian.
"Kami menyadari adanya masalah yang memengaruhi layar bagian dalam pada sejumlah kecil unit iPhone Duo," kata Apple dalam pernyataan pers dikutip dari Reuters, Senin (26/10). "Jika pengguna mengalami masalah dengan layar iPhone Duo mereka, mereka harus menghubungi AppleCare untuk mendapatkan penggantian."
Apple tidak memberikan penjelasan mengenai penyebab kerusakan layar tersebut.
Keluhan mengenai layar iPhone Duo muncul di media sosial selama akhir pekan, beberapa hari setelah perangkat itu diluncurkan. Sejumlah unggahan memperlihatkan layar bagian dalam ponsel yang mengalami retakan dan munculnya garis-garis di sepanjang engsel tengah, tepat di area lipatan.
Engadget juga melaporkan keluhan sejumlah pemilik iPhone Duo mengenai kerusakan layar bagian dalam. Masalah yang dilaporkan mencakup retakan di sepanjang engsel, garis-garis terang di bagian tengah layar, serta piksel mati di area lipatan.
Menurut Engadget, keluhan tersebut muncul ketika perangkat baru tersedia selama sekitar tiga hari.
Wakil Presiden perusahaan riset pasar IDC, Francisco Jeronimo, menilai tawaran penggantian perangkat oleh Apple merupakan langkah awal yang tepat dalam merespons masalah tersebut.
Reuters mengutip pernyataan Jeronimo yang membandingkan situasi ini dengan masalah pada Galaxy Fold generasi pertama Samsung pada 2019. Menurut dia, respons yang cepat dan transparan dapat meminimalkan dampak negatif terhadap kategori produk ponsel lipat.
Penyebab kerusakan layar iPhone Duo belum dijelaskan oleh Apple. Namun, perusahaan yang bergerak di bidang perbaikan perangkat elektronik, iFixit, melakukan analisis untuk menelusuri kemungkinan sumber masalah.
Reuters melaporkan, iFixit menggunakan rekaman pembongkaran perangkat, paten, dan pemindaian CT untuk membuat simulasi tiga dimensi engsel iPhone Duo. Hasil simulasi tersebut kemudian dibandingkan dengan lokasi kerusakan yang dilaporkan pengguna.
Berdasarkan analisis itu, iFixit menemukan bahwa lokasi kerusakan yang dilaporkan terkonsentrasi tepat di bawah area tempat kabel layar melewati bagian bawah layar, dekat batang penyangga tengah.
iFixit menduga batang tersebut mungkin tidak bergerak menjauh dari layar saat ponsel dilipat. Kondisi itu berpotensi menciptakan titik tekanan kecil di dekat lokasi kerusakan.
Apple belum memberikan komentar mengenai temuan iFixit tersebut.
Meski demikian, iFixit juga menyimpulkan bahwa iPhone Duo merupakan ponsel lipat yang paling mudah diperbaiki di antara perangkat sejenis yang pernah mereka uji.
Permintaan iPhone Duo TinggiMasalah layar tersebut muncul ketika iPhone Duo baru mulai dipasarkan. Menurut Reuters, Apple mulai mengirimkan perangkat itu kepada konsumen pada pekan lalu.
Sejumlah konsumen di berbagai negara mengantre untuk mendapatkan perangkat tersebut, sementara stok yang tersedia terbatas. Pesanan awal melalui internet juga dilaporkan habis dalam hitungan menit.
Para analis menilai Apple berpotensi menghadapi kendala pasokan karena iPhone Duo memiliki mekanisme lipat menyerupai buku paspor yang rumit untuk diproduksi.
Di sisi lain, Engadget melaporkan bahwa unit iPhone Duo yang digunakan untuk ulasannya tidak mengalami masalah layar. Unit yang diuji oleh CNET juga dilaporkan tidak terdampak.
Engadget menyebut CNET telah menguji ketahanan engsel pada unit tertentu dan berhasil melakukan lebih dari 55.000 kali pelipatan hingga laporan tersebut ditulis.
Namun, hasil pengujian tersebut tidak serta-merta memastikan bahwa seluruh unit iPhone Duo bebas dari masalah. Apple sendiri menyatakan bahwa kerusakan tersebut memengaruhi sejumlah kecil perangkat, tanpa mengungkapkan jumlah pasti unit yang terdampak.




