Jakarta, VIVA – Saat ini banyak aktivitas trading di Indonesia dilakukan lewat ponsel, biasanya diselipkan di antara kesibukan lain.
Anda memeriksa grafik di KRL saat pulang kerja atau sambil menunggu makanan di warung, dan jika harganya terlihat pas, Anda mengetuk sekali dan posisi pun terbuka.
Kecepatan itu terasa menyenangkan, sampai akhirnya mulai membuat Anda rugi dengan cara yang nyaris tidak Anda sadari.
Masalahnya biasanya bukan satu kesalahan besar. Lebih mirip kebocoran pelan, yang terdiri dari trade yang sebenarnya tidak ingin Anda buka, posisi yang lebih besar dari rencana, dan harga yang tidak persis sama dengan yang Anda lihat.
Sebagian besar bisa diperbaiki di menu pengaturan, yang jujur saja, sangat jarang dibuka orang.
Mengapa Trading Sekali Ketuk Lebih Mahal dari Kelihatannya
Entah Anda trading di platform desktop atau sudah memasang HFM apk di ponsel, pengaturan bawaannya cenderung dibuat untuk kecepatan, bukan untuk melindungi saldo Anda.
Itu tidak masalah bagi trader berpengalaman yang tahu persis apa yang mereka lakukan. Bagi yang lain, kecepatan dan layar kecil bisa menjadi campuran yang berisiko.
Layar Kecil dan Jempol yang Sibuk
Layar ponsel itu kecil, dan tombolnya berdekatan. Ketika pasar melonjak pada malam hari di Indonesia saat data AS dirilis, ternyata sangat mudah menekan Buy padahal maksudnya Sell, atau mengetuk dua kali dan membuka dua posisi, bukan satu. Dengan trading sekali ketuk yang aktif, tidak ada kesempatan kedua untuk menangkap kesalahan itu.
Biaya yang Tidak Langsung Terasa
Setiap trade yang Anda buka dikenai spread, dan sebagian juga dikenai komisi. Beberapa trade tak sengaja atau impulsif dalam seminggu mungkin tidak terlihat banyak, tetapi dalam sebulan biaya itu bisa perlahan menggerogoti porsi yang cukup besar dari akun kecil. Tidak ada yang mengirimi Anda tagihan, jadi mudah sekali tidak menyadari ke mana uang itu pergi.
Jadi langkah pertama bukan mempelajari strategi baru. Langkah pertama adalah masuk ke pengaturan dan membuat aplikasi sedikit kurang bersemangat menuruti apa pun perintah jempol Anda.





