Singapura akan Tindak Perusahaan Terkait Karhutla, Termasuk yang Terdaftar di Negaranya

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan menegaskan pemerintahnya siap mengambil langkah hukum, regulasi, hingga ekonomi terhadap perusahaan yang bertanggung jawab atas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) penyebab kabut asap lintas batas, termasuk perusahaan yang terdaftar di Singapura.

Vivian menyampaikan hal tersebut setelah bertemu Menteri Luar Negeri Indonesia Arrmanatha Christiawan Nasir di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Selasa (27/10). Pertemuan tersebut membahas penanganan kabut asap lintas batas serta penguatan kerja sama Indonesia dan Singapura untuk meminta pertanggungjawaban korporasi yang terlibat.

“Saya telah menyampaikan kepada Pak Tata mengenai langkah-langkah yang akan kami ambil terhadap perusahaan-perusahaan yang bertanggung jawab atas kabut asap ini, termasuk yang terdaftar di Singapura,” kata Vivian.

Dia menambahkan, pemerintah Singapura siap menggunakan seluruh kewenangan hukum dan regulasi yang tersedia. Singapura juga membuka kemungkinan penerapan langkah yang lebih luas untuk mencegah pelanggaran korporasi serupa di masa mendatang.

Vivian menegaskan, kabut asap bukan fenomena alam meskipun El Niño merupakan fenomena iklim alami. Menurut dia, kebakaran hutan dan lahan disebabkan oleh aktivitas manusia sehingga penanganannya membutuhkan tanggung jawab bersama.

“El Niño adalah fenomena yang alami, namun kabut asap bukanlah fenomena alami,” ujarnya.

Dia mengatakan, dampak kabut asap terutama dirasakan masyarakat Indonesia, khususnya yang berada di Kalimantan dan Sumatra. Karena itu, Indonesia dan Singapura memiliki kepentingan bersama untuk melindungi kesehatan masyarakat melalui kerja sama dalam pencegahan dan penanganan karhutla.

Vivian juga menyatakan solidaritas Singapura terhadap Indonesia dalam menghadapi persoalan tersebut. Dia mengapresiasi upaya Presiden Prabowo Subianto untuk menuntut pertanggungjawaban perusahaan serta memprioritaskan pencegahan kebakaran sebagai solusi jangka panjang.

Selain itu, Vivian menyampaikan penghargaan kepada ribuan personel tanggap darurat dan petugas pemadam kebakaran Indonesia yang bekerja dalam kondisi sulit dan berbahaya selama beberapa pekan terakhir. Dia turut menyampaikan harapan agar petugas yang mengalami luka-luka dapat segera pulih.

Tegaskan Kepercayaan terhadap Indonesia

Dalam pertemuan tersebut, Vivian juga menegaskan kepercayaan Singapura terhadap prospek ekonomi Indonesia. Dia menyebut Singapura telah menjadi investor asing terbesar di Indonesia sejak 2014 dan menyoroti investasi dari dana kekayaan negara atau sovereign wealth funds Singapura sebagai bukti keyakinan terhadap masa depan Indonesia.

“Ini adalah bukti nyata kepercayaan kami terhadap masa depan Indonesia,” kata Vivian.

Dia berharap hubungan kedua negara terus berkembang melalui kerja sama dalam menangani tantangan bersama, termasuk persoalan kabut asap lintas batas. Menurut Vivian, persoalan tersebut paling efektif diselesaikan secara kolektif melalui koordinasi dan komitmen kedua pemerintah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
2,4 Juta Genteng Jatiwangi Disiapkan untuk Program Gentengisasi
• 4 jam lalurepublika.co.id
thumb
RATU Raup Laba Bersih USD25 Juta hingga Kuartal III, Melonjak 113 Persen
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Tekan Angka Kemiskinan, Pemprov Jateng Raih Mandaya Award dari Kemenko PM
• 8 jam laludetik.com
thumb
Update Kondisi Toprak Razgatlioglu Pasca Cedera di MotoGP Indonesia 2026, Rider Pramac Yamaha Itu Bilang Begini
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Rumah di Menteng Terbakar, 31 Unit Mobil Damkar Dikerahkan, Terkendala Gang Sempit
• 4 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.