Danantara Ungkap Strategi Lima Tahun untuk Transformasi BUMN

republika.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA — Danantara Indonesia menyiapkan peta jalan transformasi badan usaha milik negara (BUMN) selama lima tahun untuk meningkatkan kinerja perusahaan dan daya saing industri nasional. Strategi tersebut mencakup konsolidasi dan restrukturisasi BUMN, pengembangan teknologi, peningkatan kapasitas industri, serta investasi pada sektor-sektor strategis.

Chief Operating Officer Danantara Indonesia Dony Oskaria mengatakan, transformasi BUMN diperlukan agar perusahaan negara mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi. Pembenahan dilakukan melalui perbaikan struktur perusahaan, penguatan sumber daya manusia, perubahan budaya korporasi, dan pemanfaatan teknologi.

Baca Juga
  • Buka DTIIF 2026, Danantara Dorong Kolaborasi Teknologi Global
  • Danantara Bidik Mitra Global untuk Bangun Industri Hilir Nikel di Indonesia

Hal tersebut disampaikan Dony dalam Danantara Indonesia International Forum (DTIIF) 2026 yang berlangsung di Fairmont Jakarta, Senin (26/10/2026). Forum tersebut mempertemukan pemerintah, pelaku bisnis, dan pemangku kepentingan untuk membahas strategi transformasi industri dan investasi nasional.

“Melalui konsolidasi, restrukturisasi, penguatan sumber daya manusia, dan pemanfaatan teknologi, kami ingin meningkatkan kinerja perusahaan sehingga mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian Indonesia,” kata Dony dalam siaran pers, Selasa (27/10/2026).

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Menurut Dony, transformasi juga bertujuan meningkatkan kemampuan BUMN menghasilkan keuntungan yang dapat diinvestasikan kembali. Dengan demikian, pengembangan bisnis tidak hanya mengandalkan ekspansi usaha, tetapi juga peningkatan produktivitas dan kinerja perusahaan yang sudah beroperasi.

Salah satu sektor yang menjadi sasaran pembenahan adalah pengelolaan bandara. Danantara berupaya meningkatkan pengalaman penumpang sekaligus mengembangkan sumber pendapatan di luar layanan penerbangan atau nonaeronautika.

Selain pembenahan BUMN, Danantara menempatkan pengembangan teknologi sebagai strategi untuk meningkatkan nilai tambah industri domestik. Penguatan tersebut mencakup kemampuan desain produk, riset dan pengembangan, hingga produksi dalam skala besar.

Chief Technology Officer Danantara Indonesia Sigit Puji Santosa mengatakan, peningkatan kapasitas industri menjadi kebutuhan agar Indonesia mampu menghasilkan produk dengan nilai tambah lebih tinggi. Menurut Sigit, penguasaan teknologi dan kemampuan menghasilkan produk yang lebih kompleks diperlukan untuk meningkatkan daya saing di pasar internasional.

Dalam sesi Danantara Grand Design & Strategic Portfolio Outlook, Sigit memaparkan strategi pengembangan industri yang bertumpu pada tiga prinsip. Ketiganya meliputi peningkatan kompleksitas industri, pendalaman kemampuan domestik, dan pengembangan skala usaha yang mampu bersaing secara global.

“Kita perlu meningkatkan kemampuan industri, mulai dari desain, riset dan pengembangan, hingga produksi massal, sehingga Indonesia dapat menciptakan nilai tambah yang lebih besar. Kami mengembangkan proyek-proyek di sejumlah klaster industri prioritas untuk memperkuat kapasitas nasional dan membangun industri yang lebih kompetitif,” kata Sigit dalam siaran pers, Selasa (27/10/2026).

Strategi tersebut menempatkan penguasaan teknologi sebagai salah satu faktor dalam meningkatkan nilai tambah produk industri. Pengembangan kapasitas dalam negeri juga diharapkan dapat memperluas peran perusahaan nasional dalam rantai produksi.

Dari sisi pendanaan, Danantara menekankan pentingnya keseimbangan antara keuntungan investasi dan manfaat strategis bagi perekonomian. Setiap keputusan investasi perlu mempertimbangkan risiko serta kemampuan proyek menghasilkan nilai dalam jangka panjang.

Chief Investment Officer Danantara Indonesia Pandu Patria Sjahrir mengatakan, disiplin keuangan dan pengelolaan risiko menjadi dasar dalam menentukan proyek investasi. Menurut Pandu, investasi strategis tetap harus memiliki pertimbangan komersial agar dapat berjalan secara berkelanjutan.

Pandu menyampaikan pandangan tersebut dalam forum DTIIF 2026 yang juga membahas pengelolaan portofolio investasi strategis Danantara. Pengembangan proyek diarahkan untuk menghasilkan keuntungan sekaligus mendukung kebutuhan pembangunan ekonomi nasional.

“Setiap investasi perlu mempertimbangkan imbal hasil komersial dan dampak strategisnya, dengan tetap menerapkan pengelolaan risiko dan disiplin keuangan. Kami ingin memastikan investasi yang dijalankan dapat menciptakan nilai jangka panjang sekaligus mendukung pengembangan sektor-sektor strategis Indonesia,” ujar Pandu dalam siaran pers, Selasa (27/10/2026).

Salah satu proyek yang dipaparkan adalah pengolahan sampah menjadi energi listrik atau waste-to-energy dengan nilai sekitar 1,5 miliar dolar AS. Proyek tersebut menjadi salah satu contoh investasi yang menggabungkan pengembangan infrastruktur dengan kebutuhan pengelolaan lingkungan.

Pandu menyebut penerbitan obligasi untuk proyek tersebut memperoleh permintaan hampir empat kali lipat dari nilai yang ditawarkan atau oversubscribed. Sekitar 75 persen dari total permintaan berasal dari investor Amerika Serikat dan Eropa.

Tingginya permintaan tersebut menunjukkan minat investor internasional terhadap pembiayaan proyek infrastruktur berkelanjutan di Indonesia. Meski demikian, besarnya permintaan obligasi belum mencerminkan realisasi manfaat ekonomi maupun kinerja proyek setelah beroperasi.

Dalam forum yang sama, Dean sekaligus Chief Executive Officer Asian Development Bank Institute (ADBI) Bambang P. Brodjonegoro menyoroti pentingnya teknologi untuk meningkatkan nilai tambah sektor manufaktur, pertanian, dan jasa.

Bambang juga menekankan perlunya keseimbangan antara peningkatan investasi riset dan pengembangan dengan keandalan pasokan energi selama masa transisi.

Sementara itu, Presiden Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA) Tetsuya Watanabe menilai pemerintah perlu berbagi risiko awal dengan sektor swasta dalam pengembangan teknologi mutakhir. Menurut Tetsuya, keberhasilan pengembangan teknologi perlu diukur dari pelaksanaan dan hasil yang dicapai, bukan sekadar jumlah gagasan yang dihasilkan.

DTIIF 2026 turut menghadirkan dua peraih Nobel Ekonomi, yakni Peter Howitt dan Thomas J. Sargent. Sejumlah pejabat pemerintah dan pelaku industri teknologi internasional juga hadir untuk membahas arah investasi, transformasi industri, dan pengembangan teknologi.

Dari jajaran pemerintah, forum tersebut dihadiri Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy.

Sementara itu, Regional Vice President SpaceX Chris Walker dan Head of Airbus Defence Southeast Asia Jose Corcia tampil dalam sesi Intelligence at the Edge bersama Presiden Persatuan Insinyur Indonesia Ilham Akbar Habibie.

Pelaksanaan peta jalan lima tahun Danantara akan menjadi salah satu faktor dalam menentukan arah transformasi BUMN dan pengembangan industri nasional. Efektivitas restrukturisasi, kemampuan investasi, serta peningkatan kapasitas teknologi domestik menjadi aspek penting untuk mewujudkan sasaran tersebut.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pakar Soroti Perampasan Aset di Negara Inisiator, Bicara Kehati-hatian
• 4 jam laludetik.com
thumb
Main Pro Gacor, Kuliah Jalan Terus: Valentina Sadar Futsal Nggak Bisa Selamanya
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Warga Medan Kini Bisa Bayar Pajak Lewat Pojok PBB Goes to Kecamatan
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Polisi Ungkap Dwi Pemutilasi Istri Siri & Anak Tiri Tak Ada Jejak KDRT, Harmonis
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Menteri KKP Sebut 1.269 Kampung Nelayan Dibangun Tahun Ini, Ditarget Beroperasi 2027
• 5 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.