Thailand pangkas pajak bahan bakar E20, B20 selama tiga bulan

antaranews.com
16 jam lalu
Cover Berita
Bangkok (ANTARA) - Thailand telah memutuskan untuk mengurangi pajak cukai bahan bakar gasohol E20 dan biodiesel B20 selama tiga bulan untuk mendukung para petani, operator transportasi, dan konsumen.

Berdasarkan kebijakan itu, pajak cukai bagi gasohol E20 akan dikurangi sebesar 5,60 baht (sekitar Rp3.000) per liter, sementara pajak untuk biodiesel B20 dikurangi sebesar 5,50 baht (sekitar Rp2.900) per liter, jelas Perdana Menteri Anutin Charnvirakul pada Selasa.

Pemerintah Thailand berencana mengevaluasi kembali kebijakan tersebut setelah tiga bulan periode pertama berakhir.

Perdana Menteri sekaligus Menteri Dalam Negeri itu menambahkan pemotongan pajak tersebut bertujuan untuk meringankan biaya hidup masyarakat dan meningkatkan permintaan terhadap komoditas pertanian yang digunakan untuk produksi bahan bakar nabati (biofuel).

Selain itu, Kementerian Energi Thailand telah menerima aturan mengenai pengurangan pajak itu dan akan mengadakan pertemuan pada Selasa sore untuk menetapkan harga eceran di stasiun pengisian bahan bakar.

Sumber: TNA-MCOT


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Program IJD 2026 sasar dua ruas jalan kabupaten di Dompu
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
Patroli Malam di Makassar, Polisi Tangkap 2 Pemuda Bawa Badik dan Busur Panah
• 13 jam lalurctiplus.com
thumb
DPR Soroti Karhutla Way Kambas yang Meluas hingga 7.000 Hektare
• 20 jam lalujpnn.com
thumb
Riset Oxford: 12 Protein Darah Ungkap Risiko Kanker Prostat Lebih dari 15 Tahun Lebih Awal
• 5 jam lalurepublika.co.id
thumb
PTPP Raih KESGI Award 2026 dengan Skor Tertinggi di Sektor Konstruksi Berat
• 20 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.